Banjarmasin - Pengumuman susunan Direksi PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda) kini tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Seluruh tahapan seleksi telah dirampungkan dan berkas hasil proses tersebut sudah diserahkan untuk mendapatkan pengesahan.
Proses penjaringan calon direksi dibuka sejak 17 November 2025 dan ditutup dengan wawancara akhir pada 10 Desember 2025. Dari tahapan administrasi, sebanyak 11 kandidat dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melaju ke tahap berikutnya.
Setelah melalui rangkaian seleksi, panitia menetapkan masing-masing tiga nama untuk mengisi tiga posisi strategis.
Untuk jabatan Direktur Utama, kandidat yang diajukan adalah Rusdi Syahrinsyah, Supian, dan Zulbadi. Posisi Direktur Umum dan Pemasaran diisi oleh Nour Hidayah, Reni Rizeki Safitri, serta Yulia Riana Sari. Sementara itu, Ahmad, Helmi Anshary, dan Irwan Firmana masuk dalam bursa calon Direktur Operasional.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menegaskan bahwa seluruh prosedur telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.
Yamin menyebutkan, usulan nama-nama tersebut sudah diajukan dan kini tinggal menunggu persetujuan dari Kemendagri.
“Semua tahapan sudah berjalan sesuai ketentuan. Kita tinggal menunggu hasil persetujuan,” kata Yamin, Sabtu (14/2/2026).
Senada dengan itu, Komisaris Utama PT Air Minum Bandarmasih, Edy Wibowo, menyampaikan bahwa hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) telah dikirimkan ke Kemendagri.
Menurut Edy, kementerian tersebut memiliki kewenangan pembinaan terhadap BUMN, BUMD, dan BLUD di seluruh Indonesia sehingga proses evaluasi membutuhkan waktu.
Edy memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipenuhi sesuai regulasi, termasuk mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum yang menggantikan aturan sebelumnya.
Tentunya ia berharap proses persetujuan dapat segera rampung agar jajaran direksi definitif bisa segera bekerja dan menjalankan program-program yang telah dirancang untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kota Seribu Sungai.
"Semoga segeranya bisa diumumkan," akhirnya.
(Hamdiah)