Banjarmasin - SSB Junior 2000 Banjarmasin kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang International Youth Football Tournament Bali 7 tahun 2026, tim U-14 yang dikenal dengan julukan Laskar Delta Tatas sukses meraih juara ketiga di kategori Silver Cluster.
Keberhasilan ini diraih setelah tim asal Kota Seribu Sungai tersebut tampil impresif dan menundukkan Balga United dengan skor tipis 1-0 pada laga penentuan. Kemenangan ini terasa istimewa mengingat ketatnya persaingan antar tim dari berbagai negara.
Turnamen sepak bola usia dini bergengsi tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai negara di Asia hingga Eropa.
Kompetisi dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari kelompok usia 8 tahun hingga kategori putri, menjadikannya salah satu ajang terbesar di level usia muda.
Pelatih Tim, Bayu mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan para pemain yang tampil disiplin dan penuh semangat sepanjang turnamen.
"Hasil yang memuaskan, tentu tak lepas dari kerja keras pemain yang sudah berlatih dengan baik selama ini," ucap Bayu.
Sementara itu, salah seorang pemain, Alvaro, mengaku pengalaman bertanding di level internasional menjadi motivasi besar untuk terus berkembang.
"Pengalaman luar biasa sekali, tentu ini menjadi motivasi saya untuk terus berkembang lebih baik lagi ke depan sebagai atlet," tutur Alvaro.
Turnamen yang berlangsung selama empat hari ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran berharga bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding.
Dukungan terhadap pembinaan atlet usia dini pun menjadi sorotan. Salah satu orang tua pemain, Ferina, berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan sepak bola usia muda di daerah.
Ferina menilai dukungan tidak hanya dalam bentuk apresiasi. Tetapi juga penyediaan fasilitas latihan yang memadai agar para pemain dapat terus berprestasi, khususnya di level internasional.
"Sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian. Mengingat selama ini, fasilitas untuk mendukung atlet muda seperti ini kurang memadai," kata Ferina.
(Hamdiah)