Trending

Dinkes Banjarmasin Pastikan Jajanan Festival Pasar Wadai Ramadan Bebas Zat Berbahaya

Banjarmasin - Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin melakukan inspeksi mendadak di Festival Pasar Wadai Ramadan untuk memastikan keamanan jajanan yang dijual selama bulan suci Ramadan. 

Dari pemeriksaan terhadap 10 sampel makanan dan minuman yang ada. Seluruhnya dinyatakan aman dari kandungan zat berbahaya.

Sampel yang diuji terdiri dari kue basah, mie habang, bakso goreng, gulali, manisan buah, serta minuman es berwarna cerah. Pengujian difokuskan pada deteksi boraks, pewarna tekstil, dan pemanis buatan yang tidak sesuai standar keamanan pangan.

Ketua Tim Pokja Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinkes Banjarmasin, Umi Kalsum, menegaskan pemeriksaan dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya produksi pangan selama bulan suci.

“Ramadan identik dengan lonjakan produksi dan penjualan. Karena itu kami turun langsung melakukan pengawasan agar tidak ada bahan berbahaya yang digunakan,” ucap Umi, Selasa (24/2/2026).

Umi memastikan hasil uji laboratorium menunjukkan seluruh sampel negatif dari zat berbahaya.

“Alhamdulillah, dari sampel yang kami periksa tidak ditemukan boraks, pewarna tekstil, maupun pemanis yang melanggar ketentuan. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat,” kata Umi.

Meski demikian, pengawasan ini akan terus dilakukan selama festival berlangsung. “Pengawasan tidak berhenti hari ini. Jika nanti ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Di samping itu, Dinkes Kota Banjarmasin juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih jajanan berbuka.

“Perhatikan warna yang terlalu mencolok atau tekstur yang tidak wajar. Konsumen yang teliti juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan,” tutupnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama