Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mulai mempersiapan perayaan Hari Jadi (Harjad) ke-500 Kota Banjarmasin dengan menghadirkan rangkaian agenda besar yang menyentuh sektor olahraga, budaya, hingga pariwisata.
Berbagai kegiatan disiapkan untuk memeriahkan momen bersejarah lima abad Kota Seribu Sungai di tahun ini.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan sedikitnya 54 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam rangkaian perayaan tahun ini.
“Sebanyak 54 cabang olahraga sudah disiapkan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-500 Banjarmasin. Ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bentuk kebangkitan semangat olahraga masyarakat,” ucap Sabil, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Sabil, pertandingan akan melibatkan berbagai kalangan, mulai atlet, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum yang ingin ambil bagian dalam kemeriahan perayaan.
Untuk itu, warga diminta terus memantau jadwal pelaksanaan serta teknis kegiatan melalui kanal resmi Pemko Banjarmasin agar dapat mengikuti seluruh agenda dengan tertib.
“Seluruh informasi pertandingan maupun kegiatan akan diumumkan melalui media sosial resmi pemerintah kota. Kami harap masyarakat bisa mengikuti sesuai aturan yang telah ditetapkan panitia,” jelasnya.
Tak hanya olahraga, Disbudporapar juga menyiapkan agenda wisata dan budaya yang menjadi ikon Banjarmasin. Salah satu yang kembali digelar yakni Festival Tanglong atau festival jukung hias yang setiap tahun selalu menarik perhatian warga.
Festival tersebut diproyeksikan kembali menjadi magnet wisata, dengan menampilkan jukung-jukung berhias lampu dan ornamen warna-warni yang menyusuri sungai di malam hari.
“Festival jukung hias menjadi agenda tahunan yang selalu ditunggu masyarakat. Tahun ini tentu akan kami kemas lebih meriah sebagai bagian dari perayaan 500 tahun Banjarmasin,” katanya.
Selain itu, sejumlah kegiatan lain juga tengah dimatangkan bersama berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di antaranya Bakul Fest dan beberapa agenda kolaboratif lainnya.
Pemko berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak sekadar menjadi hiburan, namun juga memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, geliat pariwisata, serta pembinaan olahraga dan pelestarian budaya daerah.
(Hamdiah)