Banjarmasin - Kejuaraan Wali Kota Cup Muaythai 2026 resmi digelar sebagai bagian dari upaya mndorong prestasi olahraga bela diri sekaligus menjaring bibit atlet potensial di Kota Banjarmasin.
Turnamen yang digelar dalam rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-500 tahun Kota Banjarmasin itu dibuka langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin di Sasana Canost Fighter Muaythai (CFM) Banjarmasin, Sabtu (9/5/2026).
Yamin ingin turnamen ini bisa sebagai upaya pembinaan untuk Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai. Terlebih, potensinya cukup diperhitungkan dalam event olahraga tingkat provinsi hingga nasional.
"Saya dengar, atlet kota di Cabor Muaythai banyak dapat emas hingga kita juara umum di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi). Tentu ini harus dipertahankan dan lebih semangat lagi," ucap Yamin.
Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada para atlet yang akan bertanding untuk selalu menjunjung sportivitas.
Ketua Muaythai Indonesia Kalimantan Selatan (Kalsel), Aftahuddin mengungkapkan bahwa ajang ini disambut antusias peserta. Bahkan dari luar Kota Banjarmasin tertarik mengikuti.
"Tapi berhubung di tingkat Kota Banjarmasin. Jadi belum menerima dari luar daerah, padahal tadi ada dari Kaltim dan beberapa daerah lain ingin ikut. Mungkin ke depan bisa kita pelaksanaannya kita perluas," ujar Aftahuddin.
Aftahuddin berharap ke depan pelaksanaannya tidak dalam ruangan tertutup. Melainkan di tempat terbuka agar bisa menjadi tontonan sekaligus menarik perhatian masyarakat terhadap cabor asal negara Thailand tersebut.
"Nuansanya pasti beda pas outdoor, jadi masyarakat bisa lihat langsung. Harapannya olahraga ini tidak hanya jadi atensi di Thailand saja, tapi Banjarmasin juga," akhirnya.
Sementara itu, salah seorang atlet muaythai, Krisna sangat antusias mengikuti Wali Kota Cup Muaythai ini. Apalagi ini merupakan kali pertama turnamen di tingkat kota untuk Cabor Muaythai.
"Antusias sekali karena ini kali pertama digelar di tingkat kota," ungkap Krisna.
Menurut Krisna turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan. Namun menjadi wadah untuk menjadi atlet-atlet baru yang berpotensi di cabor ini.
"Harapannya ini bisa menjadi event tahunan yang rutin dilaksanakan," tutupnya.
(Hamdiah)