Banjarmasin - Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin menghadirkan cara berbeda dengan menggelar lomba vlog bertajuk Baulah Vlog Anak Indonesia Hebat (Bavadah).
Melalui kompetisi ini, para pelajar tidak hanya menjadi peserta lomba, tetapi juga berperan sebagai kreator konten yang mendokumentasikan aktivitas keseharian mereka. Konsep yang diusung pun kekinian, menyesuaikan dengan tren digital yang dekat dengan generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menjelaskan bahwa peserta diminta membuat video singkat yang menggambarkan rutinitas harian, mulai dari bangun pagi hingga kembali beristirahat di malam hari.
“Dalam vlog tersebut, siswa menunjukkan bagaimana penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Ryan, Senin (27/4/2026).
Ryan menegaskan, lomba ini tidak semata-mata berorientasi pada kreativitas visual, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Menurutnya, pendekatan berbasis video dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pesan positif kepada pelajar. Selain mudah dipahami, konten yang dihasilkan juga berpotensi menyebar lebih luas di kalangan sesama siswa.
Kompetisi ini dibuka untuk dua jenjang pendidikan, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan melibatkan seluruh sekolah di Kota Banjarmasin.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendorong literasi digital di lingkungan pendidikan. Pelajar dikenalkan pada proses produksi konten yang tidak hanya kreatif, tetapi juga edukatif dan berdampak positif.
Ryan pun mengajak seluruh pihak sekolah untuk aktif berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan terbaiknya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi gerakan bersama, sehingga nilai-nilai kebiasaan baik dapat tertanam kuat pada generasi muda,” katanya.
Pemenang lomba akan diumumkan bertepatan dengan peringatan Hardiknas pada 2 Mei mendatang, dengan total hadiah jutaan rupiah yang telah disiapkan panitia.
“Ini bukan sekadar kompetisi, tapi bagian dari upaya membentuk karakter pelajar yang adaptif dan berdaya saing di era digital,” tutupnya.
(Hamdiah)