Trending

Puluhan Massa Geruduk Kantor Balai Kota Banjarmasin Sampaikan 12 Tuntutan


Banjarmasin - Puluhan massa dari kumpulan mahasiswa berbagai universitas di Kalimantan Selatan (Kalsel) geruduk Kantor Balai Kota Banjarmasin untuk sampaikan 12 tuntutan yang bersinggungan dengan polemik kota saat ini, Rabu (18/2/2026).

Dari 12 tuntutan itu ada beberapa yang menjadi sorotan tajam diantaranya pengadaan 21 unit mobil listrik dengan nilai anggaran cukup besar Rp 5 miliar yang dipertanyakan mengenai urgensinya.

Kemudian lebih memilih memangkas jumlah penerima Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga kurang mampu yang memicu polemik panas di tengah masyarakat.

Selanjutnya penanganan sampah, banjir hingga jalan rusak dan berlubang yang dinilai tidak ada solusi konkret dari pemerintah. Mengingat hingga saat ini persoalan tersebut tak kunjung selesai dan selalu berulang.

Salah seorang Orator Aksi, Fajar menyebutkan kedatangan mereka untuk menyampaikan langsung sejumlah tuntutan tersebut agar Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin segera mengevaluasi kinerja mereka dan ditindaklanjuti.

Tentunya, aksi ini merupakan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai janggal dan tidak pro kepada masyarakat.

"Kami datang kesini tidak memicu kontroversi dan anarkis karena kami ingin menyampaikan polemik yang ditimbulkan. Kami berharap ini pemerintah bisa dievaluasi dan bisa menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada untuk sesegeranya," ucap Fajar dalam orasi.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin didampingi Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda bersama seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemko Banjarmasin keluar menemui massa langsung dalam aksi tersebut.

Di depan massa Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin mengatakan bahwa menyambut baik kedatangan para mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya.

Menurut Yamin, tuntutan atau kritikan yang disampaikan adalah bagian perhatian untuk pembangunan kota lebih maju dan sejahtera 

"Kami menerima baik kedatangan adik-adik semua karena semua aspirasi, tuntutan dan kritikan yang disampaikan merupakan bagian evaluasi bagi kami untuk memperbaiki lagi kinerja kami sebagai pemerintah," ucap Yamin.

Dalam kesempatan itu, Yamin juga mengajak para mahasiswa untuk menyampaikan semua tuntutan dengan duduk bersama dan berdialog di Aula Kayuh Baimbai.

"Kami mengajak adik-adik semua untuk duduk bersama membahas tuntutan tadi dan kita coba berdialog dan mencari solusinya," ujarnya.

Adapun hingga saat ini, unjuk rasa masih berlangsung dengan cara duduk bersama dan berdialog bersama mahasiswa dan jajaran pemerintah yang dipimpin langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin di Aula Kayuh Baimbai.

Dalam dialog itu, secara bergantian tuntutan disampaikan dan dibahas hingga langkah dan upaya yang diambil pemerintah untuk penyelesainnya persoalan tersebut.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama