Banjarmasin - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Banjarmasin mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal.
Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas rumah tangga, terutama kegiatan memasak saat menyiapkan hidangan berbuka puasa dan sahur. Intensitas penggunaan kompor dan peralatan dapur lainnya dinilai lebih tinggi dibanding hari-hari biasa.
Kepala Disdamkarmat Kota Banjarmasin, Hendro menuturkan bahwa kelalaian menjadi faktor dominan penyebab kebakaran di kawasan permukiman.
Hendro menekankan pentingnya memastikan kompor telah benar-benar dimatikan setelah digunakan.
“Selama Ramadhan, aktivitas memasak meningkat. Kami minta masyarakat lebih teliti, jangan sampai kompor masih menyala atau lupa dimatikan setelah selesai memasak,” kata Hendro, Jumat (20/2/2026).
Selain potensi dari dapur, gangguan instalasi listrik juga menjadi perhatian. Warga diminta rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan elektronik, serta mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, khususnya saat rumah dalam keadaan kosong.
Menurut Hendrolangkah pencegahan sederhana dapat meminimalkan risiko kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak. Ia juga mengingatkan warga untuk tetap tenang apabila terjadi insiden kebakaran.
“Masyarakat jangan panik. Segera beri tahu warga sekitar dan hubungi layanan darurat 112 agar petugas bisa cepat menuju lokasi,” tambahnya.
Melalui imbauan ini, Disdamkarmat berharap kesadaran dan kedisiplinan warga semakin meningkat, sehingga peristiwa kebakaran selama bulan Ramadhan dapat dicegah sedini mungkin.
(Hamdiah)