Trending

Anggaran Kesehatan Terpangkas, Pemko Banjarmasin Pastikan Warga Miskin Tetap Terlayani

Salah satu Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Banjarmasin.

Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus memberikan akses layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu, meskipun anggaran bantuan kesehatan tahun 2026 mengalami pemangkasan hingga lebih dari separuh.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, mengatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 45 ribu warga yang masuk dalam daftar calon penerima bantuan iuran kesehatan. Jumlah tersebut tidak bersifat tetap dan masih berpeluang bertambah seiring pembaruan data dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin.

"Kami tidak mengunci jumlah tersebut. Kami akan terus menampung dan mengusulkan warga yang layak untuk dimasukkan dalam daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI),” kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Rabu (20/1/2026).

Ramadhan menjelaskan, hingga pertengahan Januari 2026 terjadi penambahan sekitar 250 penerima baru. Penambahan itu merupakan hasil dari proses validasi ulang data, setelah sebelumnya sekitar 67 ribu penerima dicoret karena tidak lagi memenuhi kriteria sebagai warga miskin.

Menurut Ramadhan, evaluasi data secara berkala dilakukan agar bantuan kesehatan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Prinsip kami jelas, pelayanan kesehatan harus tepat sasaran dan menyentuh warga yang paling rentan,” kata Ramadhan.

Ia juga membuka kemungkinan adanya tambahan penerima manfaat di kemudian hari, selama terdapat rekomendasi lanjutan dari Dinas Sosial dan hasil verifikasi menunjukkan kelayakan penerima.

Di sisi lain, ia mengakui adanya tantangan serius dalam pelaksanaan program ini. Pada tahun anggaran 2026, dana Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) mengalami penurunan signifikan, dari sekitar Rp. 52 miliar menjadi Rp. 22 miliar.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kami harus menyusun prioritas berdasarkan DTSE. Namun pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu tetap menjadi fokus utama kami,” pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama