Penghargaan Banjarmasin Enviromental Award 2025 di HBI Banjarmasin, Selasa (2/11/2025).
Banjarmasin - Penanganan sampah bukan hanya bagian dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin saja, tapi tugas bersama. Seiring dengan itu, Penghargaan Banjarmasin Enviromental Award 2025 menjadi buktinya.
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda mengatakan penghargaan ini sebagai apresiasi kepada seluruh stakeholder yang selama ini ikut membersamai dalam penanganan sampah di Kota Seribu Sungai.
Terlebih, pada situasi darurat sampah yang terjadi pada awal tahun lalu. Hingga jadi fokus serius Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
"Tentunya kolaborasi pentahelix diperlukan untuk penanganan sampah dan hari ini kita berikan penghargaan atas keterlibatan mereka dalam menangani sampah," ucap Ananda usai penyerahan penghargaan tersebut yang berlangsung di HBI Banjarmasin, Selasa (2/12/2025).
Ananda juga mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan ini dan berharap bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitas maupun kuantitas. Mengingat penghargaan ini digelar terus dan berkelanjutan.
"Terus pertahankan dan tingkatkan lagi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengatakan bahwa dalam ajang penghargaan ini ada 20 kategori yang diberikan. Baik itu, perusahaan, pelaku lingkungan, sekolah dan lainnya yang sudah peduli dengan lingkungan.
"Sebelum menerima penghargaan, mereka ini sudah dilakukan penilaian berjenjang sepanjang tahun dengan terus monitor. Terlebih, perusahaan itu, penilaian berjenjang bahkan sampai pemerintah pusat karena penilaian prorer itu diberikan dari tingkat kota, provinsi hingga pusat," jelas Alive.
Selain itu, DLH Kota Banjarmasin terus mengawal dan mendampingi yang menerima penghargaan. Bahkan tak jarang memfasilitasi terkait lingkungan ini.
"Kami terus mendampingi hingga mereka menularkan kepada ke lingkungan mereka untuk peduli lingkungan. Mudah-mudahan ini berdampak baik dan bisa menjadi contoh teladan bagi lingkungan perusahaan," pungkasnya.
(Hamdiah)