Kepala DLH Kota Banjarmasin,
Alive Yoesfah Love
Banjarmasin - Serapan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin baru mencapai sekitar 70 persen.
Meski masih di angka 70 persen. Namun Kepala DLH Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love optimis hingga diakhir tahun 2025 ini serapan anggaran bisa capai 100 persen.
"Insya Allah tercapai, karena pekerjaan fisik sudah selesai tinggal pembayaran saja seperti gaji-gaji," kata Alive, Minggu (30/11/2025).
Lebih lanjut, Alive menjelaskan bahwa kegiatan di DLH Kota Banjarmasin hampir 50 persen adalah non fisik. Contohnya pembayaran upah atau gaji tenaga kebersihan.
Di samping itu, Alive mengungkapkan DLH Kota Banjarmasin sendiri merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin yang cukup besar terdampak dengan adanya efesiensi anggaran.
Misalnya tahun anggaran 2025 ini, DLH Kotw Banjarmasin terdampak efesiensi anggaran hampir Rp. 12 miliar dari total anggaran keseluruhan yang diusulkan sekitar Rp. 124 milir.
"Sekarang sisanya sekitar Rp. 100 miliar saja dengan adanya efesiensi ini. Dimana nilainya hampir sama dengan tahun 2024 yang terdampak efesiensi anggaran sekitar 12 persen dari total pengajuan anggaran," jelasnya.
Di tahun 2026 mendatang, kemungkinan DLH Kota Banjarmasin kembali terdampak efesiensi anggaran ini. Seiring dengan itu, sejumlah program yang menjadi prioritas utama akan direalisasikan tahun 2026 mendatang.
Diantaranya penanganan terhadap persampahan di Kota Seribu Sungai. Kemudian menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH).
"Program yang kita utamakan pengelolaan sampah. Termasuk RTH karena kita tahu junlahan RTH di Banjarmasin masih sedikit," tuturnya.
(Hamdiah)