Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin bersama TPID Kota Banjarmasin melakukan sidak kebutuhan pokok jelang bulan Ramadhan 2025 lalu
Banjarmasin - Upaya memenuhi kebutuhan bahan pokok di Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus jalin kerja sama dengan berbagai daerah produsen.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrome Mufztezar mengatakan sudah beberapa tahun terakhir ini kerja sama dilakukan dalam pemenuhan kebutuhan pokok guna menstabilkan stok maupun harga di pasaran.
"Kerja sama dimulai dengan Barito Kuala, Tanah Laut hingga di luar pulau Kalimantan seperti Subang," ungkap Tezar sapaan akrabnya, Kamis (20/11/2025).
Kerja sama dengan Kabupaten Subang sendiri jelas Tezar, untuk pemenuhan kebutuhan beras. Mengingat Kota Banjarmasin sempat berada di situasi krisis beras lokal di tahun 2023 lalu hingga harga melonjak naik.
Menurut Tezar Kabupaten Subang sendiri dipilih untuk kerja sama ini karena jenis beras yang diproduksi hampir serupa dengan beras lokal di Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Jadi waktu itu kita kerja sama beras pemanukan yang jenisnya hampir sama dengan beras lokal dan upaya ini berhasil dilakukan hingga sampai sekarang," kata Tezar.
Kemudian kerja sama dilanjutkan ke Kabupaten Brebes untuk bawang merah. Lalu Kabupaten Blitar untuk pemenuhan stok daging ayam dan telur.
"Insya Allah ke depan, kita sudah lakukan komunikasi awal dengan Kabupaten Blitar untuk memperkuat kerja sama untuk ayam karkas khususnya telur ayam. Kita juga akan menyasar Kota Blitar untuk kerja sama, Insya Allah dalam waktu dekat kita akan lakukan penandatanganan kerja sama," terangnya.
Terbaru, Pemko Banjarmasin berencana akan melakukan kerja sama dengan Kabupaten Sidrap untuk kebutuhan pokok telur ayam dan beras. Sementara Kabupaten Enrekang untuk kebutuhan cabai dan bawang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan keperluan beberapa komoditas seperti ayam, telur, buah dan sayur cukup tinggi permintaan saat ini.
Hal itu dipicu karena jalannya program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar lebih 25 Peninjauan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Seribu Sungai.
Seiring dengan itu, Pemko Banjarmasin berupaya agar kebutuhan pokok tetap aman dan stabil di tengah tingginya permintaan.
"Mungkin ke depannya nanti akan dilakukan kerja sama antar Perumda Pasar dengan kawan-kawan yang melakukan bisnis di sektor produsen dalam upaya memenuhi keperluan bahan pokok ini," pungkasnya.
(Hamdiah)