Trending

Warga Kembali Kecewa, Perbaikan Titian Murung Selong Tak Kunjung Dilanjutkan

Banjarmasin - Warga Kelurahan Murung Selong, Kecamatan Banjarmasin Timur kembali menelan kekecewaan. Sebab hingga memasuki tahun 2026, kelanjutan perbaikan titian hanya sekedar kabar tanpa tindakan.

Padahal kondisi titian yang belum diperbaiki sudah sangat memprihatikan karena banyak lubang dan penuh tambal sulam.

Bahkan menurut Fahmi salah seorang warga setempat mengungkapkan sudah banyak korban jiwa yang jatuh karena kondisi titian yang sudah tidak layak dilintasi.

"Sudah banyak korbannya, bahkan anak-anak yang pergi ke sekolah ada yang jatuh saat melintas. Jadi sudah bahaya," ucap Fahmi kepada jurnalis babuncu4news.com, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut, Fahmi menuturkan jika sesuai rencana awal. Harusnya perbaikan akses utama warga itu dilanjutkan pada tahun 2024 lalu.

Namun nyatanya hingga memasuki tahun kedua dari 2024 itu, perbaikan tak kunjung dilakukan meski kondisi jalan sudah sangat membahayakan.

"Ya kapan diperbaiki titian kami karena sudah sangat membahayakan bagi kami warga yang tinggal disini," ujarnya.

Mengingat setiap hari dilintasi, maka kondisi titian kian parah kerusakannya karena tidak diperbaiki. Warga sekitar hanya melakukan perbaikan sementara dengan tambal sulam dan tentunya tidak terlalu membantu.

"Namanya tambal sulam ya pasti rusak lagi, dana perbaikan juga menggunakan iuran sukarela dari warga juga selama ini. Ya emang sudah seharusnya diperbaiki permanen," tuturnya.

Maka dari itu, ia berharap perbaikan terhadap sisa titian bisa sesegeranya agar tidak ada lagi korban yang jatuh saat melintas.

"Saya berharap sekali segeranya diperbaiki karena sudah sangat bahaya," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, perbaikan titian di kawasan itu baru dirampungkan sekitar 900 meter di tahun 2022 lalu dan tersisa sekitar 500 meter yang belum diperbaiki.

Rencananya lanjutan perbaikan akan dilakukan di tahun 2024 lalu oleh Disperkim Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Namun rencana itu tidak jadi dilakukan karena beberapa alasan dan bantuan perbaikan dipindahkan ke lokasi lain di Jalan Simpang Layang.

Seiring dengan itu, perbaikan akses utama warga Murung Selong itu kembali ke Disperkim Kota Banjarmasin. Namun karena ada perubahan itu berpengaruh pada waktu realisasinya.

Dimana rencananya perbaikan dilakukan tahun 2025. Namun diundur lagi ke tahun 2026 ini yang mana sebelumnya sudah dimasukan dalam perencanaan.

Namun seiring waktu, perbaikan yang awalnya akan dilakukan Disperkim Kota Banjarmasin dialihkan ke PUPR Kota Banjarmasin karena dinilai kawasan itu sudah tidak kumuh lagi.

Setelah dialihkan ke PUPR Kota Banjarmasin, nyatanya perbaikan tak kunjung ada jawaban bahkan sudah memasuki tahun 2026. 

Warga di kawasan tersebut hingga saat ini terpaksa melintasi titian yang cukup berbahaya dan sudah banyak memakan korban.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama