Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak cepat melakukan evaluasi total terkait kenyamanan warga jelang Hari Jadi (Harjad) ke-500 Kota Banjarmasin dan HUT RI tahun 2026.
Belajar dari momen tahun lalu di mana masyarakat merasa ruang geraknya terbatas saat acara puncak, lokasi perayaan tahun ini dipastikan bakal digeser ke tempat yang jauh lebih luas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan catatan dan instruksi langsung dari Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR kepada dirinya, saat memimpin rapat koordinasi di Aula Kayuh Baimbai Senin (20/07/2026).
"Evaluasi dari Pak Wali Kota, kemungkinan pada saat pelaksanaan puncak hari jadi nanti, kita akan mengambil posisi di lahan milik Pelindo di RK Ilir. Lahannya jauh lebih luas, hampir 5 hektare (sekitar 4,7 hingga 4,8 hektare). Mudah-mudahan nanti bisa mengakomodir seluruh masyarakat yang hadir," ujar pria yang akrab disapa Tezar ini.
Tezar menambahkan, esensi utama dari perayaan setengah milenium ini adalah murni milik warga, bukan sekadar acara seremonial pemerintah.
Oleh karena itu, kenyamanan dan keterlibatan masyarakat menjadi prioritas utama yang ditekankan oleh Wali Kota.
"Sebagaimana instruksi Pak Wali Kota Banjarmasin, Bapak Yamin HR kepada kami. Poin pentingnya adalah, khusus untuk hari jadi, diusahakan melibatkan masyarakat. Karena ini ulang tahun hari jadi Kota Banjarmasin, bukan hari jadi Pemerintah Kota Banjarmasin," tambahnya.
Selain memindahkan lokasi puncak acara demi kenyamanan warga, Pemko Banjarmasin juga tengah mematangkan target 500 event sepanjang tahun 2026.
Saat ini sudah ada 405 kegiatan yang terdata dari berbagai SKPD, perbankan, hingga organisasi paguyuban.
Rangkaian acara seperti Bakul Fest, Book Fair, hingga Bamara Fair nantinya sengaja dirancang secara kolaboratif agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat pembatas.
Penulis : AS