Trending

Meriahkan Hari Jadi ke-500, Kejuaraan Karate Wali Kota Cup Banjarmasin 2026 Resmi Digelar


Banjarmasin – Gelaran bergengsi Kejuaraan Karate Wali Kota Cup Banjarmasin 2026 resmi dibuka pada Jumat (19/06/2026).

Kompetisi yang mempertemukan ratusan karateka terbaik se-Kota Banjarmasin ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan spesial menyambut Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

​Upacara pembukaan berlangsung meriah di Gor Hasanudin dan dihadiri oleh jajaran pemerintah kota, pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Banjarmasin, serta para atlet yang siap berlaga selama dua hari ke depan.

​Mewakili Wali Kota Banjarmasin, Haji Muhammad Yamin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, secara resmi membuka kejuaraan ini.

 Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Forki Banjarmasin atas terselenggaranya acara ini.

​"Alhamdulillah barusan sudah dibuka kejuaraan Karate Wali Kota Cup tahun 2026 dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Banjarmasin yang kelima ratus tahun. Sebagaimana yang dilaporkan oleh Ketua Forki, ada kurang lebih sekitar 530 peserta yang mengikuti kejuaraan ini," ujar Ichrom Muftezar.

​Pria sering disapa Tezar itu juga menambahkan bahwa ajang ini merupakan persembahan berharga bagi momentum bersejarah kota.

​"Ini merupakan hadiah yang luar biasa dari jajaran Forki, khususnya untuk Kota Banjarmasin dalam menyambut ulang tahun yang ke-500 tahun. Mudah-mudahan kegiatan berjalan lancar, aman semuanya, selamat, dan sehat semuanya karena banyak juga peserta dari anak-anak kecil yang sangat antusias sekali," tambahnya.

​Terkait jalannya kompetisi, Sekda turut menyampaikan pesan khusus dari Wali Kota Banjarmasin agar seluruh atlet tetap mengutamakan nilai-nilai luhur olahraga.

​"Pak Wali meminta sampaikan kepada seluruh peserta agar menunjukkan sportivitas, terus juga tetap menjaga persaudaraan. Kalah menang itu adalah hal yang biasa, tapi untuk sportivitas itu adalah yang paling utama," tegasnya.

​Kejuaraan kali ini menjadi panggung bagi para karateka dari berbagai kelompok umur. Ketua Forki Banjarmasin, Edy Sunarto, menjelaskan bahwa kompetisi ini mencakup kategori yang sangat luas untuk menjaring potensi lokal secara maksimal.

​"Nomor yang dipertandingkan mulai dari usia dini sampai senior, baik kategori Kata (keindahan jurus) maupun Kumite (pertarungan). Kelas-kelasnya dibagi beberapa kelas, jadi total semua peserta berkisar di angka 520 hingga 530 atlet, dan semuanya memang murni berasal dari Kota Banjarmasin," jelas Edy.

​Edy juga membeberkan alasan mengapa kejuaraan ini masih berfokus pada skala lokal (se-Kota Banjarmasin) dan belum meluas ke tingkat regional antar-kota.

​"Kami sebenarnya berharap bisa memperluas cakupan kepesertaan. Tapi Pak Wali berpesan kalau bisa sementara se-Kota Banjarmasin saja dulu, karena ini adalah langkah awal atau permulaan. Harapan kita kalau ini berhasil, ke depan mungkin kita akan memperluas cakupannya," tuturnya.

​Langkah ini dirasa tepat mengingat Banjarmasin selama ini dikenal sebagai kiblat dan pusat pembinaan olahraga karate di Kalimantan Selatan.

​"Banjarmasin memang sementara ini dibilang sebagai tolok ukur atau gudang atlet karate (karateka). Selama ini kita sudah banyak mewakili daerah, baik di ajang tingkat provinsi maupun nasional. Banjarmasin adalah penyumbang karateka terbanyak yang mengikuti ajang-ajang besar tersebut," pungkas Edy optimistis.
Melalui kejuaraan Wali Kota Cup 2026 ini, diharapkan akan lahir bibit-bibit baru yang siap meneruskan tradisi prestasi karate Banjarmasin di masa depan.


(Tim Liputan)
Lebih baru Lebih lama