Banjarmasin - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin mengklaim bahwa perbaikan lanjutan titian Murung Selong Kecamatan Banjarmasin Timur sudah masuk dalam tahap perencanaan.
Hal itu, seiring dengan beralihnya pekerjaan yang semula berada di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin tersebut.
"Rasanya sudah masuk perencanaan, tapi untuk detailnya saya lupa," jawab singkat Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Sudarmadiyah, Rabu (1/4/2026).
Namun pada kenyataannya memasuki tahun 2026 ini, perbaikan titian kayu yang merupakan akses utama warga Murung Selong itu tak terlihat ada pekerjaan sama sekali.
Padahal jika melihat kondisi titian sekarang ini sudah sangat memprihatikan dan berbahaya untuk dilintasi.
Terlebih, janji perbaikan akses utama warga itu rencananya akan dilanjutkan pada tahun 2024 lalu. Namun hingga memasuki tahun kedua dari 2024 itu, perbaikan tak kunjung dilakukan meski kondisi jalan sudah sangat membahayakan
Bahkan sebelumnya, menurut pengakuan salah seorang warga, Fahmi bahwa sudah banyak korban yang terjatuh saat melintasi titian yang penuh lubang dan tambal sulam.
"Sudah banyak korbannya, bahkan anak-anak yang pergi ke sekolah ada yang jatuh saat melintas. Jadi sudah bahaya," ungkap Fahmi.
Mengingat setiap hari dilintasi, maka kondisi titian kian parah kerusakannya karena tidak diperbaiki. Warga sekitar hanya melakukan perbaikan sementara dengan tambal sulam dan tentunya tidak terlalu membantu.
"Namanya tambal sulam ya pasti rusak lagi, dana perbaikan juga menggunakan iuran sukarela dari warga juga selama ini. Ya emang sudah seharusnya diperbaiki permanen," tuturnya.
Maka dari itu, ia berharap perbaikan terhadap sisa titian bisa sesegeranya agar tidak ada lagi korban yang jatuh saat melintas.
"Saya berharap sekali segeranya diperbaiki karena sudah sangat bahaya," tutupnya.
Diketahui sebelumnya, perbaikan titian di kawasan itu baru dirampungkan sekitar 900 meter di tahun 2022 lalu dan tersisa sekitar 500 meter yang belum diperbaiki.
Rencananya lanjutan perbaikan akan dilakukan di tahun 2024 lalu oleh Disperkim Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Namun rencana itu tidak jadi dilakukan karena beberapa alasan dan bantuan perbaikan dipindahkan ke lokasi lain di Jalan Simpang Layang.
Seiring dengan itu, perbaikan akses utama warga Murung Selong itu kembali ke Disperkim Kota Banjarmasin. Namun karena ada perubahan itu berpengaruh pada waktu realisasinya.
Dimana rencananya perbaikan dilakukan tahun 2025. Namun diundur lagi ke tahun 2026 ini yang mana sebelumnya sudah dimasukan dalam perencanaan.
Namun seiring waktu, perbaikan yang awalnya akan dilakukan Disperkim Kota Banjarmasin dialihkan ke PUPR Kota Banjarmasin karena dinilai kawasan itu sudah tidak kumuh lagi.
Setelah dialihkan ke PUPR Kota Banjarmasin, nyatanya perbaikan tak kunjung ada jawaban bahkan sudah memasuki tahun 2026.
Warga di kawasan tersebut hingga saat ini terpaksa melintasi titian yang cukup berbahaya dan sudah banyak memakan korban.
(Hamdiah)