Trending

Pemko Banjarmasin Komitmen Pertahankan Lahan Pertanian di Tengah Tumbuhnya Perumahan

Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus komitmen mempertahankan lahan pertanian di tengah tumbuhnya perumahaan di Kota Seribu Sungai.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menyebutkan meski Kota Banjarmasin bukan wilayah penghasil dan pemenuhan kebutuhan padi. Namun tetap saja sektor pertanian harus dipertahankan untuk ketahanan pangan sebagaimana arahan pusat.

"Memang kita tahu Banjarmasin ini sudah banyak perumahan dan luasan lahan pertanian kita hanya ada sekitar 2.500 ribu hektar saja. Makanya harus kita pertahankan lahan yang ada," ucap Yamin usai tanam padi perdana 2026 di musim tanam di wilayah Sungai Andai, Rabu (8/4/2026).

Selain itu, Yamin berharap sektor pertanian di Kota Banjarmasin ini bisa menjadi perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), terutama dalam menghadapi fenomena tahunan yakni banjir yang terjadi setiap tahunnya.

"Harapannya bisa dibantu dengan pembangunan irigasi supaya apabila terjadi banjir tinggi. Maka tidak terendam," kata Yamin.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi mengatakan saat ini sudah memasuki musim kemarau hingga menjadi momentum pas untuk dimulainya musim tanam oleh para petani.

"Mudah-mudahan para petani bisa memacu para petani untuk mempercepat pertanamanan hingga target yang dihasilkan tercapai," tutur Yuliansyah.

Lebih lanjut, Yuliansyah menjelaskan bahwa di tahun 2025 dulu hasil panen padi mencapai 1.900 hektar atau 10 ribu ton beras. Tentunya target yang sama diharapkan tercapai kembali di tahun 2026, bahkan lebih bagus jika lebih tinggi lagi angkanya.

"Harapannya bisa tercapai, bahkan melebihi dari target sebelumnya karena kesuburan tanah di Banjarmasin ini cukup baik," pungkasnya.

 
(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama