Banjarmasin - Di tengah konflik memanas Timur Tengah yang terjadi saat ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin meminta warga kota untuk tidak panic buying dengan membeli ketersediaan bahan pokok yang berlebihan hingga sengaja menimbun.
Sebab apabila permintaan tinggi terhadap kebutuhan di tengah masyarakat. Maka sangat berpotensi terjadinya permainan harga dari oknum pedagang nakal.
"Di situasi seperti sekarang ini orang-orang khawatir hingga membeli banyak kebutuhan pokok. Makanya kita imbau dan mengubah mindset masyarakat untuk tidak panic buying karena khawatirnya ada yang memanfaatkan hingga bermain," ucap Plt Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Noorsyahdi, Sabtu (4/4/2026).
Noorsyahdi memastikan, ketersediaan hingga stok bahan pokok saat ini aman terkendali. Terlebih, isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak benar sehingga tidak berdampak pada harga bahan pokok.
Selain itu, dalam menjaga stabilitas harga jika ada permainan dari pedagang, pihaknya sudah menyiapkan solusi dengan mengadakan pasar murah.
"Kita ada kegiatan pasar murah dalam menstabilkan harga dan terus dilaksanakan," ujar Noorsyahdi.
Tentunya lanjut Noorsyahdi, dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah masyarakat, pihaknya bersama dinding sektor lainnya seperti Perumda Pasar Baiman dan Bulog sudah siap-siap.
Adapun di tengah kondisi seperti saat ini, pihaknya terus melakukan pengawasan terutama pada pedagang besar atau distributor guna mengantisipasi terjadinya penimbuhan hingga menyebabkan kenaikan harga.
"Kalau ada laporan masyarakat bahwa ada penimbuhan seperti beras, gula, bawang tentu itu akan ditindaklanjuti kami bersama Tim Pangan dari Polresta," tegasnya.
Seiring dengan ini, ia mengingatkan kepada pedagang agar tidak bermain hingga menimbun kebutuhan pokok demi keuntungan pribadi di tengah situasi seperti saat ini.
"Kami imbau kepada pedagang untuk tidak bermain," pungkasnya.
(Hamdiah)