Trending

Sampah Menumpuk di TPS, DLH Banjarmasin Beberkan Kendala Kuota di TPA


Banjarmasin - Permasalahan sampah di Kota Banjarmasin kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah terlihat menumpuk hingga meluber di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) kawasan Dharma Praja, Banjarmasin Timur baru-baru tadi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengungkapkan bahwa kondisi ini dipengaruhi keterbatasan daya tampung TPA Banjarbakula yang hanya mampu menerima sekitar 200 ton sampah per hari.

Kendala semakin terasa ketika operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak berjalan akibat terganggunya alur distribusi yang disebabkan hari libur.

Kondisi itu membuat pengangkutan sampah dari TPS terhenti dan memicu penumpukan di sejumlah titik.

“Begitu TPA tidak beroperasi, sampah tidak bisa dikirim. Akibatnya langsung menumpuk di TPS,” ucap Tezar, Jumat (2/3/2026).

DLH Kota Banjarmasin sendiri mengklaim telah mengambil langkah cepat dengan memperkuat koordinasi lintas sektor dan tetap menjalankan layanan kebersihan sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin. 

Kendati demikian, langkah tersebut dinilai belum cukup jika tidak dibarengi perubahan mendasar dari masyarakat itu sendiri.

Sebagai solusi jangka panjang, DLH mendorong warga untuk mulai memilah sampah dari rumah, khususnya tidak lagi membuang sampah organik ke TPS, melainkan mengelolanya secara mandiri.

"Agar tidak lagi membuang sampah organik ke TPS, melainkan mengelolanya secara mandiri," kata Tezar.

Selain itu, optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) juga terus dilakukan. Saat ini terdapat 17 unit TPS3R aktif, dengan dua unit tambahan yang sedang dikembangkan. Fasilitas pendukung seperti rumah pilah dan rumah cacah sampah juga mulai diperkuat.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, tingkat pengelolaan sampah di Banjarmasin masih tergolong rendah. Data menunjukkan baru sekitar 21,36 persen sampah yang tertangani dengan baik.

“Penanganan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Perlu kesadaran bersama agar tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama