Banjarmasin - Usai melepas keberangkatan pemudik melalui program mudik gratis Bulik Aman Maju Sejahtera (BAMARA). Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin lanjut melaunching Layanan Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin, Minggu (15/3/2026).
Launchingnya layanan ini merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam mewujudkan transportasi terintegrasi di Kota Seribu Sungai.
"Tentunya ini salah satu geprakan kita dalam memberikan fasilitas angkutan umum yang terintegrasi dan nyaman bagi masyarakat kota," ucap Yamin.
Yamin ingin tidak hanya masyarakat umum saja yang memanfaatkan layanan ini. Namun para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa memaksimalkan penggunaan angkutan umum ini.
Terlebih, jalur angkutan BTS Trans Banjarmasin ini tersebar di sejumlah titik perkantoran pemerintah yang ada.
"Supaya mengurai kemacetan juga dengan transportasi umum ini. Semoga ke depan juga layanan seperti ini bisa menggunakan mobil listrik karena kota sudah mulai beralih penggunaan kendaraan listrik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo menuturkan ada 9 unit BTS Trans Banjarmasin yang baru saja dilauching.
"9 unit BTS Trans Banjarmasin ini terbagi 3 koridor yang rencanakan akan beroperasi per 1 April mendatang," kata Slamet.
Slamet mengungkapkan bahwa 9 unit ini tambahan dari 17 unit BTS Trans Banjarmasin yang sudah ada dan beroperasi sebelumnya yang terbagi 4 koridor.
"Jadi tidak ada bedanya dengan BTS sebelumnya. Dimana masyarakat umum dikenakan tarif Rp 3 ribu, pelajar Rp 2 ribu dan untuk Lansia (Lanjut Usia) gratis," papar Slamet.
Lebih lanjut, Slamet menjelaskan adanya layanan BTS Trans Banjarmasin ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam memberikan layanan angkutan umum yang nyaman bagi warga kota.
"Karena kita tahu taksi kuning itu sudah mati segan hidup pun tak mau, makanya pemerintah hadir dengan menyediakan layanan angkutan umum ini," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa dalam menyediakan angkutan umum ini pihaknya tidak mengeluarkan anggaran untuk pembelian unit.
Melainkan pihak ketiga menyediakan layanan dan pemerintah hanya membayar layanan jasa dengan perhitungan penggunaan transportasi umum tersebut.
"Kita bayarkan dengan hitungan per kilometer setiap koridornya dan ada minimal kilometer sesuai perjanjian. Apabila tidak terpenuhi minimal kilometer tadi, ya kita tidak wajib membayar penuh," jelasnya.
Adapun koridor untuk BTS Trans Banjarmasin yang baru dilauching ini yakni 0 Kilometer - Alalak, Antasari - Trisakti dan Sungai Andai - Telur Tiram.
"Jadi kita menambahi armada yang ada. Contohnya Sungai Andai - Teluk Tiram itu sudah ada cuman kurang armada," pungkasnya.
(Hamdiah)