Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mulai menggarap persiapan peringatan 500 tahun kota dengan pendekatan yang lebih terarah dan berbasis hasil.
Langkah awal ditandai dengan rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin pada Kamis malam (26/3/2026) di Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Banjarmasin.
Pertemuan tersebut tidak sekadar membentuk panitia, tetapi menekankan penyusunan tim kerja yang efektif dengan pembagian peran jelas di tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Seluruh kepala SKPD dilibatkan untuk memastikan perencanaan berjalan lintas sektor sejak awal.
Yamin menegaskan bahwa peringatan setengah milenium Kota Seribu Sungai tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial.
Orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu menginginkan rangkaian program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun penguatan identitas kota.
“Perencanaan harus matang dan terukur. Kegiatan yang disusun harus punya nilai manfaat, bukan sekadar ramai,” kata Yamin.
Selain itu, arah pembahasan juga mencakup kerangka awal program yang akan dikembangkan masing-masing bidang. Setiap SKPD diminta mulai memetakan kontribusi konkret sesuai tugas dan fungsi, termasuk peluang kolaborasi antarinstansi.
Koordinasi lintas perangkat daerah menjadi perhatian utama dalam tahap awal ini. Pemerintah kota ingin memastikan tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan mendukung tujuan besar peringatan 500 tahun.
Seperti diketahui, (Harga) Kota Banjarmasin diperingati setiap September. Pada 2026, usia kota akan mencapai 500 tahun. Tentunya menjadi sebuah momentum penting yang dinilai dapat dimanfaatkan untuk mendorong percepatan pembangunan sekaligus memperkuat jati diri daerah.
Melalui tahap awal ini, Pemko Banjarmasin menargetkan terbentuknya tim kerja yang tidak hanya solid secara struktur, tetapi juga mampu mengeksekusi program secara efektif hingga peringatan berlangsung.
(Hamdiah)