Trending

Struktur Bangunan SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin Melengkung Imbas Tergenang Banjir Terus Menerus

Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ryan Utama meninjau langsung kondisi SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin yang terendam banjir beberapa waktu lalu.

Banjarmasin - Imbas banjir yang selama ini terus mengenang SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin membuat beberapa ruangan sekolah strukturnya melengkung.

Kepala SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin, Huda Ahmadi mengatakan melengkungnya struktur bangunan di sekolahnya itu. Mungkin karena adanya pergeseran pondasi akibat banjir. 

Tentunya kondisi ini cukup membahayakan bagi peserta didik yang menempuh pendidikan di SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin. 

"Sudah kita laporkan dengan Disdik Banjarmasin. Semoga bisa direalisasikan perbaikan segera," ucap Huda, Jumat (9/1/2026).

Sementara antisipasi yang bisa dilakukan pihaknya saat ini hanya bisa mengatur penempatan siswa di ruang kelas yang ada.

Untuk siswa yang jumlah sedikit ditempatkan di ruang kelas yang kondisinya melengkung itu .Sedangkan jumlah peserta didik yang lebih banyak ditempatkan di ruang kelas yang tidak melengkung agar aman.

"Tapi selama banjir rob cukup tinggi ini, kami terpaksa melaksanakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)," ujar Huda.

Ia sangat berharap Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bisa konsisten melakukan normalisasi sungai ini agar fenomena banjir ini bisa teratasi.

Mengingat SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin terus terdampak rob setiap tahunnya. Bahkan sebelum banjir mengenang cukup tinggi seperti sekarang ini. 

Kondisi banjir ini tentunya cukup menganggu aktivitas sekolah, terutama aktivitas di lapangan sekolah. Mulai dari tidak bisanya melaksanakan upacara di lapangan dan lainnya.

"Saya berharap persoalan banjir ini bisa teratasi agar tidak menganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah kami yang terjadi terus menerus saat banjir," harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama meninjau langsung sejumlah tergenang banjir cukup parah sekaligus mendata dampak kerusakan pada sekolah yang terendam.

Ryan mengungkapkan pendataan kerusakan sekolah disebabkan musibah banjir ini memang diminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sendiri.

"Jadi kerusakan-kerusakan sarana prasarana dan peralatan yang terdampak banjir itu harapnya di data sebagai dasar untuk menyalurkan bantuan dari Kemendikdasmen," ujar Ryan usai memantau banjir di SDN Pemurus Baru 3 Banjarmasin, Senin (5/1/2026) lalu.
 
Pemantauan sekaligus pendataan ini juga lanjut Ryan, menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk pengembangan sarana prasana di satuan pendidikan di Kota Banjarmasin ke depannya.

"Terutama sekolah yang berada di bantaran sungai atau yang tidak memiliki drainase. Tentu ini jadi evaluasi kami," ungkap Ryan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sampai ini sudah terdata 60 sekolah yang terdampak banjir dan terpaksa menerapkan sistem PJJ sementara waktu.

Adapun kondisi banjir mengenangi sejumlah sekolah itu bervariasi. Mulai dari ketinggian yang sedang, genangan banjir cukup tinggi sampai sudah memasuki ruangan. Kemudian genangan banjir yang lambat surut.

"Ada yang kondisinya surut pasang dan data ini terus bergerak. Kami minta guru mengisi google form mengenai update kondisi sekolah mereka," tuturnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama