Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama meninjau SDN Pemurus Baru 3 Banjarmasin, Senin (5/1/2026).
Banjarmasin - Puluhan sekolah di Kota Banjarmasin tergenangan banjir rob. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin turun langsung meninjau sekaligus mendata dampak kerusakan pada sekolah yang terendam.
Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan pendataan kerusakan sekolah disebabkan musibah banjir ini memang diminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sendiri.
"Jadi kerusakan-kerusakan sarana prasarana dan peralatan yang terdampak banjir itu harapnya di data sebagai dasar untuk menyalurkan bantuan dari Kemendikdasmen," ungkap Ryan usai memantau banjir di SDN Pemurus Baru 3 Banjarmasin, Senin (5/1/2026).
Pemantauan sekaligus pendataan ini juga lanjut Ryan, menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk pengembangan sarana prasana di satuan pendidikan di Kota Banjarmasin ke depannya.
"Terutama sekolah yang berada di bantaran sungai atau yang tidak memiliki drainase. Tentu ini jadi evaluasi kami," ungkap Ryan.
Peninjauan hari ini juga kata Ryan, merupakan lanjutan pantauan yang telah dilakukan pihaknya sehari sebelumnya. Namun memang kali ini peninjauan lebih menyasar jenjang SD.
"Kalau kemarin itu kita SMP, sekarang ke SD lagi kita pantau kondisi lapangan seperti apa dalam situasi banjir ini," imbun Ryan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan sampai ini sudah terdata ada sekitar 26 SD dan 19 SMP yang terendam banjir. Sedangkan data PAUD masih terus di update.
Adapun kondisi banjir mengenangi sejumlah sekolah itu bervariasi. Mulai dari ketinggian yang sedang, genangan banjir cukup tinggi sampai sudah memasuki ruangan. Kemudian genangan banjir yang lambat surut.
"Ada yang kondisinya surut pasang dan data ini terus bergerak. Kami minta guru mengisi google form mengenai kondisi sekolah mereka," ujarnya.
Ia mengungkapkan sekolah yang banyak tergenang banjir ini ada di dua wilayah yakni Kecamatan Banjarmasin Timur dan Kecamatan Banjarmasin Selatan yang memang paling terdampak.
"Tetapi di Barat dan Utara ada juga sekolah terdampak hanya tidak terlalu banyak dari dua titik tadi," pungkasnya.
(Hamdiah)