Kondisi Taman Satwa Edukasi Jahri Saleh sekarang ini yang dibenahi perlahan.
Banjarmasin - Perbaikan total terhadap Taman Edukasi Satwa di Jahri Saleh akan dilakukan secara bertahap tahun depan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi mengatakan sesuai konsep yang diinginkan Wali Kota Banjarmasin. Maka Taman Edukasi Satwa ini juga akan dibangun fasilitas lainnya seperti kolam bermain anak.
"Membangun kolam renang bermain anak-anak ini jadi hal pertama dilakukan dalam rehabilitasi ini," kata Yuliansyah, Minggu (7/12/2025).
Sebab fasilitas lainnya serta bangunan Taman Edukasi Satwa ini sudah dilakukan perbaikan secara perlahan oleh pihaknya di tahun ini.
Di samping pembangunan kolam bermain anak ini menjadi salah satu strategi marketing pihaknya dalam menarik pengunjung untuk datang hingga didahulukan pengerjaannya.
"Itu akan jadi salah satu daya tarik Taman Edukasi Satwa ini," ujarnya.
Selain fokus terhadap itu, tentunya penambah satwa juga akan dilakukan agar lebih menarik pengunjung yang ingin datang.
"Yang pasti penambahan satwa yang tidak dilindungi dan ramah terhadap anak-anak sehingga nanti bisa bermain. Misalnya kelinci yng akan kita lepas bebaskan disana untuk bisa berinteraksi dengan anak-anak," jelasnya.
Selain itu, dalam pengelolaan taman ini rencananya akan merangkul para pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) untuk berjualan di kawasan tersebut.
"Ada orang tua yang menemani anak di sana dan tentunya harus ada tempat santai dan tempat makanannya," ujarnya.
Berbagai langkah ini lanjutnya, dilakukan untuk bisa mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kawasan tersebut nanti.
Adapun perbaikan total terhadap Taman Edukasi Satwa ini akan dilakukan bertahap di tahun 2026 dengan usulan anggaran sekitar Rp. 2,5 miliar.
Dengan anggaran yang sedikit itu, tentunya rehabilitasi tersebut akan dilakukan dengan lebih efisien lagi.
"Anggaran itu termasuk membangun kolam bermainnya. Membangun lebih mewah bisa saja, cuman karena ada efesiensi anggaran ya kita bangun lebih efesiensi saja," tutupnya.
(Hamdiah)