Kondisi Jalan Harmoni II, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur yang berlubang dan hanya diberi penanda ban motor.
Banjarmasin - Jalan Harmoni II, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur banyak dikeluhkan warga yang melintas.
Bukan tanpa alasan, sebab kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air hingga menimbulkan korban jiwa saat melintasi.
Noormayani, warga Pemurus Baru ini merasa jengkel karena sudah lama jalan berlubang itu tak kunjung diperbaiki.
Lubang mengangga yang awalnya kecil terus melebar. Belum lagi kondisi jalan yang sering tergenang banjir menyebabkan pengguna jalan kesulitan menghindari lubang saat melintas.
"Sudah sebulan rasanya seperti ini saja tanpa perbaikan. Jadi selalu hati-hati apalagi saat tergenang tidak terlihat lubangnya. Tak jarang ada motor yang terperosok, salah satunya saya pernah jadi korban," ungkap Noormayani kepada babuncu4news.com, Rabu (24/12/2025).
Awalnya jalan berlubang itu tidak ada penanda sama sekali, hingga banyak yang menjadi korban. Namun sekarang warga sekitar nampaknya sengaja meletakkan ban motor di jalan berlubang tersebut sebagai penanda agar dihindari saat melintasi.
Meski cukup membantu. Namun jika kondisi genangan air cukup tinggi tentu ban ikut terendam hingga tak terlihat pengguna jalan.
"Emang harus diperbaiki karena sudah cukup meresahkan," keluhannya.
Hal senada juga diungkapkan Wati warga Pekapuran yang sering melintasi jalanan tersebut mengaku sangat resah. Sebab jalan tak kunjung diperbaiki.
Apalagi saat malam hari melintas. Menurut Wati selain jalan berlubang. Minimnya pencahayaan di lokasi itu juga sangat berbahaya jadinya.
"Gelisah banget pokoknya kalau melintas jalan sini. Apalagi malam hari ya, selain kita itu hati-hati supaya tidak kena lubang. Jalan yang minim pencahayaan juga cukup menyulitkan pengendaraan saat melintasi apalagi jalanan sedang tergenang," terangnya.
Tentunya ia berharap pemerintah bisa segeranya menindaklanjuti. Mengingat jalanan tersebut merupakan akses jalan yang padat dilalui masyarakat setiap harinya.
"Ya harus segeranya diperbaiki, kasihan pengguna jalan yang terdampak dan menjadi korban," pungkasnya.
(Hamdiah)