Trending

Dishub Banjarmasin Optimis Serapan PAD Capai Target Meski Terbagi

Kepala Dishub Kota Banjarmasin,
Slamet Begjo

Banjarmasin - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin optimis serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) capai target meski terbagi.

Pasalnya tahun ini, retribusi parkir yang dikantongi Dishub Kota Banjarmasin sudah terbagi dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Baiman.

Sedikitnya ada 27 titik parkir pasar di Kota Seribu Sungai yang diambil alih dan sekarang dikelola Perumda Pasar tersebut.

"Paling besar itu di Pasar Sentra Antasari," ungkap Kepala Dishub Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, Rabu (24/12/2025).

Belum lagi, pengelolaan parkir yang diambil alih menjadi pajak. Bukan lagi retribusi hingga sumber PAD Dishub Kota Banjarmasin kian berkurang.

Adapun saat ini kantong parkir yang dikelola Dishub Kota Banjarmasin terdata ada kurang lebih 200 titik yang tersebar di Kota Banjarmasin.

"Dulu cukup banyak, tapi sudah berkurang. Ada yang karena tidak beroperasi lagi, ada masuk pajak hingga berkurang sekarang. Kurang lebih 200 titik saja lagi," jelas Slamet.

Menurut Slamet kondisi itu menyebabkan target PAD yang semula mencapai Rp. 5 miliar turun di tahun ini hanya menjadi Rp. 4,1 miliar saja.

"Ya turun karena terbagi tadi," ujar Slamet.

Slamet mengungkapkan hingga 30 November 2025 lalu, serapan PAD sudah capai 83 persen dari target Rp. 4,1 miliar itu.

Mengingat tinggal satu bulan lagi, Dishub Kota Banjarmasin terus berusaha mengejar agar target serapan PAD ini bisa tercapai.

"Kita optimis capai target dengan sisa waktu tinggal sebulan lagi," katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa target PAD di tahun 2026 akan mengalami kenaikan. Namun untuk angkanya ia tidak ingat persis.

Tentunya dengan bayangan target PAD naik itu, harapannya titik-titik retribusi parkir ini juga ikut bertambah.

"Kalau titiknya harapannya naik karena ada timbulan-timbulan baru. Ya harapannya itu bisa menjadi supporternya karena kalau titiknya tidak naik hanya mengharapkan titik yang ada. Masya Allah berat," pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama