Trending

Masih Ada Ratusan Guru Honorer di Banjarmasin Belum Diangkat PPPK Paruh Waktu, Bagaimana Nasibnya?

Guru se-Kota Banjarmasin meramaikan peringatan Hari PGRI dan Hari HGN di Halaman Balai Kota pada Sabtu (13/12/2025).

Banjarmasin - Masih ada ratusan guru honorer di Kota Banjarmasin yang belum diangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Tidak diangkatnya menjadi PPPK Paruh Waktu dikarenakan mereka terganjal pada syarat administrasi yang mana harus pengalaman kerja minimal dua tahun.

Terlebih, di tahun 2026 tidak ada lagi tenaga honorer ataupun pengangkatan PPPK lagi. Tentunya hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan honorer tersisa terutama profesi guru.

Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin masih mencari solusi untuk memperjuangkan nasib guru honorer yang tidak masuk dalam proses pengangkatan PPPK Penuh maupun yang Paruh Waktu.

"Masih dirapatkan lagi dengan BKD, organisasi dan Badan Keuangan untuk sisa guru honorer yang tidak diangkat seperti apa ke depan," ucap Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ryan Utama, Senin (15/12/2025).

Mengingat para guru honorer yang tersisa ini nasibnya sekarang berada di tangan pemerintah daerah. Sebab dari pemerintah pusat tidak ada lagi pengangkatan PPPK Penuh maupun Paruh Waktu mulai tahun depan. Terkecuali Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS).

"Kalau untuk pengangkatan PPPK pasti kami berpedoman dengan pusat. Namun berhubung tahun depan tidak ada, jelas daerah sendiri memikirkan nasib guru honorer ini," terangnya.

Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mencoba merumuskan solusi yang tepat dengan skema yang matang dipersiapkan untuk guru honorer ini.

Tentunya, ini bentuk keseriusan Pemko Banjarmasin dalam memberikan perhatian kepada guru honorer yang memiliki peran vital dalam mencerdaskan generasi muda.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama