Sirine peringatan bencana (istimewa)
Banjarmasin - Kini Kota Banjarmasin memiliki dua unit sirine peringatan bencana banjir yang dipasang di lokasi berbeda.
Sirine tersebut ditempatkan di Kelurahan Sungai Lulut dan Kelurahan Teluk Dalam yang sebelumnya sudah pernah diuji cobakan.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin mengungkapkan sirine ini berfungsi sebagai antisipasi potensi banjir rob maupun kiriman melalui bunyi yang dikeluarkan.
Tentunya bunyi untuk pemberitahuan kepada masyarakat kota untuk mewaspadai dan bersiaga terhadap bencana banjir yang berpotensi terjadi di musim penghujan sekarang ini.
"Sirine ini berfungsi untuk pemberitahuan kepada masyarakat jika terjadi banjir agar masyarakat lebih siap mewaspadainya lebih awal," kata Yamin, Minggu (14/12/2025).
Yamin menuturkan pemilihan dua lokasi tersebut berdasarkan karakteristik dan analisis asal banjir rob serta luapan banjir yang disebabkan kiriman daerah hulu.
Hingga diputuskan titik Kelurahan Teluk Dalam untuk mengawasi aliran Sungai Barito. Sementara Sungai Lulut untuk aliran Sungai Martapura.
"Pemilihan dua titik itu tentunya melalui pertimbangan dan analisis mendalam," ujarnya.
Bunyi sirine diklaim bisa terdengar hingga 2 kilometer. Tentunya
Adapun dua unit sirine ini merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk Kota Banjarmasin.
(Hamdiah)