Trending

Ketersediaan Gas Melon di Banjarmasin Dijamin Aman Menghadapi Perayaan Nataru dan Haul Guru Sekumpul

Tabung Gas Elpiji 3 kilogram. (Istimewa)

Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin pastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram aman menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Termasuk Haul Muhammad Zaini bin Abdul Ghani dikenal luas sebagai Guru Sekumpul mendatang.

Dalam hal ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin terus melakukan koordinasi dengan Pertamina agar bisa mencukupi kebutuhan gas subsidi di Kota Seribu Sungai.

"Di rapat terakhir kita juga sudah sepakati bahwa Pertamina siap memenuhi kouta gas elpiji 3 kilogram di Banjarmasin," ungkap Kepala Disperindagin Kota Banjarmasin, Ichrome Muftezar, Selasa (16/12/2025).

Tentunya menjamin hal ini, pihaknya terus melakukan pengawasan di agen maupun pangkalan agar tidak nakal dalam pendistribusian maupun memanfaatkan momen dengan menimbun gas melon.

"Pengawasan dan monitoring ini dilakukan rutin untuk memastikan tidak ada pangkalan yang nakal dan memanfaatkan momen di tengah tingginya permintaan," tegas Tezar.

Sales Branch Manager Kalimantan Selatan (Kalsel) IV Gas, PT Pertamina Patra Niaga, Syukra Mulia Rizki mengatakan dalam menghadapi Nataru dan Haul Guru Sekumpul nanti pihaknya sudah menyiapkan penyaluran tambahan sebanyak 86 metrik ton.

"Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan masyarakat di hari-hari besar di bulan Desember ini," ucap Syukra.

Sama halnya, kelangkaan gas subsidi yang biasanya bisa terjadi di momentum-momentum hari besar. Menurutnya fenomena itu bukan langka melainkan tingginya permintaan masyarakat secara bersamaan.

Dari Pertamina sendiri tentunya sudah mengantisipasi dari awal dengan melakukan penambahan kouta yang disiapkan.

Namun dalam penyalurannya tentu ada prosedur tersendiri secara khusus. Salah satunya melalui kegiatan pasar murah yang diselenggarakan pemerintah daerah.

"Bukan langka, melainkan tingginya permintaa Jadi sebenarnya barangnya ada. Hanya saja proses penyaluran dilakukan melalui kegiatan seperti pasar murah tidak ke pangkalan," terangnya.

Sementara itu, Mina salah seorang pemilik pangkalan gas elpiji 3 kilogram di wilayah Jalan Skip Lama, Teluk Dalam menuturkan bahwa saat ini ketersediaan gas melon di tempatnya cukup banyak. Walaupun sudah menjelang perayaan Nataru maupun Haul Guru Sekumpul.

Melihat hal itu, kemungkinan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di tempatnya akan aman. Meski nanti akan terjadi lonjakan permintaan saat mendekati Nataru dan Haul.

Pasalnya, stok gas subsidi ini terus rutin datang sesuai jadwalnya. Sehingga menurutnya ketersediaan dan permintaan akan aman dan terkendali.

"Terkadang stok gas belum habis, sudah datang karena berjadwal tiap minggunya. Jadi mudah-mudahan ketersediaannya aman sampai Nataru dan Haul nanti," pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama