Trending

Satpol PP Banjarmasin Tertibkan Keberadaan PKL Ganggu Aktivitas di Jalan Veteran

Satpol PP Kota Banjarmasin lakukan penertiban terhadap PKL yang menganggu arus lalu lintas.

Banjarmasin - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin bersama tim gabungan mengambil langkah tegas dengan menertibkan sebanyak 58 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Veteran mulai dari Simpang Tiga Jalan Pandu hingga Simpang Tiga Gatot Subroto, Kamis, 27/11/2025).

Penertiban ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan serta menata kawasan yang semakin padat aktivitas, terutama di titik-titik tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengatakan bahwa tindakan ini dilakukan setelah menerima banyak laporan dari masyarakat yang merasa keberadaan PKL mengganggu kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

Terlebih, kawasan Jalan Veteran yang merupakan jalur padat, khususnya menuju daerah Sungai Lulut. Sehingga aktivitas para pedagang di lokasi tersebut dianggap menghambat kelancaran.

"Banyak laporan dari masyarakat terkait keberadaan PKL di Jalan Veteran, mulai dari simpang 3 Jl. Pandu Sampai Simpang 3 Gatot Subroto. Terlihat sedikit tidak enak dilihat lah, ada yang mau dilihat," ungkap Muzaiyin, Kamis (27/11/2025).

Adapun penertiban ini ditujukan kepada para PKL yang berjualan di badan jalan maupun trotoar, yang dinilai mengganggu hak pengguna jalan lainnya. 

Sebelumnya, Satpol PP sudah melakukan serangkaian langkah awal, seperti sosialisasi dan pemberian surat peringatan bertahap hingga akhirnya tiba pada pemberitahuan penertiban.

"Prosesnya sudah berjalan dari SP dari sosialisasi awal kemudian kita beri SP1 SP2 dan SP3, nah sampai terakhir itu kita juga memberi surat pemberitahuan penertipan," terangnya.

Berdasarkan data dari Bidang Ketertiban Umum, ada sebanyak 58 pedagang yang menjadi sasaran dalam penertiban ini. 

Pelaksanaan di lapangan dilakukan secara gabungan selama dua hari dengan beberapa instansi terkait, termasuk Kodim, Polresta, dan POM.

Meskipun operasi berjalan lancar secara keseluruhan, ia mengakui bahwa sebagian PKL kembali berjualan setelah penertiban pertama dilakukan. 

Hal ini membuat tim gabungan terus melakukan pengawasan lanjutan untuk memastikan penataan kawasan berjalan sebagaimana mestinya.

Ia berharap kawasan Jalan Veteran dapat kembali rapi dan bebas dari kemacetan, mengingat jalur tersebut merupakan alternatif utama selain Jalan A. Yani, terutama saat jam-jam sibuk pagi dan sore hari. 

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan dan tidak lagi berjualan di tempat yang dilarang, seperti badan jalan dan trotoar.

"Tentunya melalui upaya penataan ini, harapannya ruang publik dapat digunakan secara lebih optimal dan mendukung kenyamanan bagi seluruh warga Banjarmasin," pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama