Banjarmasin - Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin dorong kolaborasi aktif bersama Pengurus Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang baru dilantik untuk mengembangkan pelaku usaha ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin.
Yamin menekankan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin akan terus memberi dukungan nyata terhadap sektor ekonomi kreatif. Terlebih, sudah ada mewadahi seperti Komite Ekraf ini.
Termasuk dalam menyediakan ruang yang lebih luas bagi para pelaku dalam berkreasi dan menampilkan karya terbaik mereke untuk tumbuh serta memberi manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif dan Pemerintah Kota Banjarmasin harus terus dijaga. Pemkot selalu mendukung dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk berkembang,” ucap Yamin usai melantik Pengurus Komite Ekraf masa 2025-2029 di Aula Kayuh Baimbai, Senin (6/10/2025).
Yamin menilai bahwa pelaku ekonomi kreatif di Kota Seribu Sungai memiliki potensi besar yang perlu diberi wadah agar lebih percaya diri dalam menampilkan karya.
Untuk itu, ia berharap adanya Komite Ekraf ini bisa menjadi penggerak yang menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin secara eksplisit.
“Karya anak-anak Banjarmasin banyak yang luar biasa, hanya saja belum semuanya terlihat karena belum ada wadah yang tepat. Melalui Komite Ekraf ini, saya berharap bisa menjadi ruang yang mendorong mereka untuk berani tampil, berkolaborasi, dan ikut menggerakkan perekonomian kota,” akhirnya.
Kepala Bidang (Kabid) Ekraf Disbuporapar Kita Banjarmasin, Widya Pelissa mengungkapkan di Kalimantan Selatan (Kalsel) sendiri, baru di Kota Banjarmasin yang membentuk Komiter Ekraf ini.
"Dimana peran Komite Ekraf ini sangat membantu pemerintah untuk merangkul para pelaku Ekraf karena mereka ini seperti wadah," tutur Widya.
Adapun jumlah pelaku usaha Ekraf ini sendiri, ada sebanyak 1.200 yang terdata di Kota Seribu Sungai. "Mereka ini selalu kita libatkan melalui berbagai event untuk mendorong ekraf lebih berkembang lagi," akhirnya.
Sementara itu, Ketua Komite Ekraf Kota Banjarmasin, Muhammad Rezza Hakiki baru dilantik mengatakan visi misi mereka sangat sejalan dengan program Pemko Banjarmasin di sektor Ekraf.
"Kami siap mewujudkan pembangunan di sektor Ekraf yang maju dan sejahtera," kata Rezza.
Lebih lanjut Rezza, menjelaskan bahwa Ekraf sendiri di Kota Banjarmasin terdapat 17 sub sektor. Namun yang paling maju dan andalan yakni kuliner, fashion, musik, dan kriya.
"Sub sektor andalan tadi yang akan jadi fokus kami. Tapi yang sub sektor belum maju tetap akan kami bedah programnya secara khusus," pungkasnya.
(Hamdiah)