Trending

BPKPAD Luncurkan SILAPAT, Pendapatan Seluruh SKPD Banjarmasin Kini Bisa Dipantau Langsung

Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah. Melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Asli Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin sosialisasikan Sistem Laporan Pendapatan (SILAPAT) kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Aula BPKPAD, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan pendapatan daerah.

Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, Edy Wibowo menjelaskan, SILAPAT dirancang sebagai sistem pemantauan terpadu yang memungkinkan pimpinan daerah melihat perkembangan pendapatan seluruh SKPD secara real time.

Menurut Edy, aplikasi tersebut tidak hanya menampilkan data pajak daerah, tetapi juga berbagai jenis penerimaan lain yang dikelola masing-masing perangkat daerah.

“Melalui SILAPAT, kondisi riil pendapatan daerah bisa dipantau dengan cepat dan terintegrasi. Jadi tidak hanya pajak daerah, tetapi seluruh potensi penerimaan juga dapat terlihat,” kata Edy.

Edy menambahkan, sejumlah sektor yang telah terhubung ke dalam sistem antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, layanan persampahan, bidang perumahan dan permukiman, Dinas PUPR Kota Banjarmasin, serta sumber pendapatan lainnya di berbagai SKPD.

Selain mendukung program TP2DD, penggunaan SILAPAT juga menjadi bagian dari penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Seluruh proses pelaporan, unggah data, hingga pengambilan informasi kini dilakukan secara digital sehingga lebih cepat dan efisien.

Ia juga menegaskan pentingnya peran admin di tiap SKPD untuk rutin memperbarui data agar integrasi sistem berjalan maksimal.

“Ke depan kita bergerak menuju digitalisasi menyeluruh sebagai bagian dari konsep smart city. Karena itu, pembaruan data harus konsisten dilakukan,” tambahnya.

Berdasarkan data SILAPAT, realisasi pendapatan daerah Kota Banjarmasin hingga triwulan pertama tahun 2026 telah mencapai 35,9 persen. Dari target pendapatan sebesar Rp2,09 triliun, capaian sementara tercatat Rp752,6 miliar.

Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pajak reklame, retribusi, pajak daerah, serta transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Untuk sektor retribusi, capaian tertinggi sementara diraih DLH Kota Banjarmasin dengan realisasi 41,7 persen atau sekitar Rp6,16 miliar, disusul Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin di posisi berikutnya.


Hamdiah
Lebih baru Lebih lama