Trending

DLH Terus Benahi TPA Basirih, Tinggal Penuhi 1 Poin Penilai Lagi

Banjarmasin - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin terus benahi TPA Basirih. Dimana saat ini, tinggal satu poin lagi dari 22 poin penilaian evaluasi dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) yang harus dipenuhi.

Kepala DLH Kota Banjarmasin, Ichrome Muftezar menyebutkan satu poin terakhir itu berkaitan dengan peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Lindi (IPAL).

"Saat ini saya sudah lakukan komunikasi dengan PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) terkait penyusunan DED (Detail Engineering Design) kapasitas IPAL di TPA," ungkap Tezar, Selasa (28/4/2026).

Tezar menjelaskan jika DED IPAL tersebut selesai disusun, maka bisa langsung dilanjutkan untuk tahapan pekerjaan fisik.

Sebelumnya, Tezar mengungkapkan bahwa terbaru yang telah dilakukan penutupan bukaan sampah atau landfill yang sudah rampung.

"Kami sudah laporkan dengan beberapa kali zoom dengan kementrian bahwa semua landfill itu sudah semua tertutup 100 persen," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jika semua poin itu sudah terpenuhi, maka TPA Basirih ini tidak lagi difungsikan seperti semula. Melainkan jadi tempat pengelolaan sampah.

Bukan tempat pembuangan akhir, tapi pengelolaan sampah apa nanti jadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan kapasitas 150 ton atau Pengelolaan Sampah Energi Listrik (PSEL).

"Pilihan kami apakah nanti melalui TPST atau dengan PSEL. Karena nanti PSEL Aglomerasi Banjarmasin Raya sudah masuk ke kementerian, kami harap prosesnya berjalan lancar," tuturnya.

Rencana strategis PSEL sendiri sudah didukung dengan adanya kesepakatan kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel(. Rencana ini turut melibatkan Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala.

"Insya Allah tahun 2027, kami mohon doa dan dukungan semua pihak," tutupnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama