Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dorong Apartur Sipil Negara (ASN) tunaikan zakat sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat kota.
Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan bahwa kegiatan pembayaran zakat bagi ASN ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan keteladanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi yang telah dibentuk negara.
“Saya kira tentu kegiatan ini sangat baik sekali. Tentunya sesuai dengan Peraturan Wali Kota agar seluruh kepala-kepala SKPD memberikan keteladanan dalam berzakat,” ucap Machli usai menggunakan layanan pembayaran zakat bagi ASN yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (10/3/2026).
Machli menegaskan bahwa selama ini Baznas merupakan lembaga resmi yang dibentuk negara untuk menghimpun serta menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tentunya zakat yang terkumpul akan dipergunakan untuk berbagai program Baznas yang bermanfaat langsung kepada warga kurang mampu atau mustahik.
Diantaranya program penanganan stunting, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (rutilahu), hingga pemberian beasiswa kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Maka dari itu, kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Banjarmasin, tidak hanya pejabat dan ASN, agar menyalurkan zakatnya melalui Baznas karena implementasinya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan serta langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Banjarmasin Riduan Masykur menjelaskan kegiatan layanan pembayaran zakat bagi ASN ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan sesuai instruksi dari Baznas RI maupun Baznas Provinsi.
“Ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan secara seremonial dan diagendakan oleh Pemko Banjarmasin,” ujar Riduan.
Riduan juga menyebut penghimpunan zakat di Kota Banjarmasin saat ini menjadi yang terbesar di antara 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan para ASN di lingkungan Pemko Banjarmasin.
“Kami sangat berterima kasih kepada kawan-kawan ASN dari seluruh SKPD yang sangat mendukung Baznas. Mereka juga terlibat langsung di lapangan dalam berbagai program seperti penanganan stunting, rutilahu, dan beberapa hari terakhir ini kami juga sedang melakukan pembinaan UMKM,” terangnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan selama Ramadan tahun ini terjadi peningkatan penghimpunan zakat. Terutama dari kalangan ASN serta para dokter spesialis di Kota Banjarmasin.
Seiring dengan itu, ia optimis himpunan zakat tahun ini bisa meningkat mencapai Rp 3 miliar lebih dari tahun sebelumnya.
"Peningkatan sekitar 20 hingga 30 persen. Tahun kemarin zakat yang dihimpun Baznas sebesar Rp 2,9 miliar dan mudah-mudahan tahun ini bisa tembus di angka Rp 3 miliar lebih,” pungkasnya.
(Hamdiah)