Trending

Program Tahunan, Ratusan Santri Al-Falah Diterjunkan Mengabdi Pesantren Kilat Ramadhan di Sekolah Banjarmasin

Banjarmasin - Sudah menjadi program tahunan, ratusan santri yang tergabung dalam Perhimpunan Remaja Santri Al Falah Banjarmasin (PRESS AF BMAS) diterjunkan untuk mengabdi kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di sejumlah sekolah dasar (SD).

Diketahui sebelumnya, kegiatan ini merupakan tahun ke 11 dilaksanakan yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin dalam mengisi kegiatan para siswa selama bulan Ramadhan di sekolah.

Pelepasan para santri ini dilakukan langsung secara seremoni oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda di Halaman Balai Kota Banjarmasin pada Minggu (22/2/2026) pagi.

Ananda mengatakan bahwa program ini sangat bagus karena melibatkan para santri langsung untuk memberikan ilmu yang mereka dapat kepada siswa sekolah khususnya di jenjang SD.

"Pokoknya kegiatan ini keren, apalagi ini sudah ke 11 tahun dilaksanakan. Dimana para santri akan mentransfer ilmunya kepada siswa SD," kata Ananda.

Ananda berharap, pembelajaran yang disampaikan tidak hanya soal materi keagamaan saja. Tapi sampaikan juga betapa pentingnya menjaga kebersihan.

Pengasuh Press AF Bmas, Masriah menuturkan tahun ini, ada sebanyak 230 santri dan santriwati yang siap diterjunkan di 20 SD yang tersebar di 5 Kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin. 

Di masing-masing sekolah itu, akan ditempatkan 10 orang terdiri dari 5 santri dan 5 santriwati yang secara bergilir memberikan materi kepada siswa selama berlangsung pesantren kilat Ramadhan pada tanggal 23-25 Februari 2026.

Selanjutnya, pada tanggal 26-28 Februari 2026, para santri dan santriwati akan melaksanakan kegiatan berbagai takjil.

Menurut Masriah jumlah SD yang melaksanakan pesantren kilat Ramadhan kali ini jauh lebih kecil, jika dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya yang bisa mencapai 40-52 sekolah.

"Tahun ini hanya ada 20 sekolah karena waktunya cenderung mepet dan kemarin kita tidak sempat dibagikan ke sekolah lainnya," beber Mashriah.

Kendati demikian, paling tidak lanjutnya, sekolah yang melaksanakan pesantren kilat Ramadhan ini bisa menjadi biometer bagi sekolah lainnya.

"Kita berharap kegiatan ini bisa terus didukung dan disupport pemerintah kota yang sudah berjalan 11 tahun ini," ujarnya.

Mengingat hanya beberapa SD yang menjadi sasaran program ini. Maka ada pemilihan khusus, dimana SD dengan jumlah siswa banyak yang menjadi prioritas.

"Jadi sekolah yang dipilih itu bisa berulang, tapi ada yang tidak karena kriterianya harus sekolah dengan jumlah siswa yang banyak. Dimana kondisi jumlah siswa itu berbeda-beda setiap tahunnya," jelasnya.

Ketua Pelaksana Pesantren Kilat Ramadhan, Muhammad Juhdi menyebutkan bahwa sudah ada manteri yang disiapkan untuk diajarkan kepada siswa sekolah.

Materi yang disampaikan tentunya berkaitan dengan ilmu keagamaan seperti pemahaman dasar shalat dan prakteknya. Kemudian mengenal nama-nama Nabi, mentauladani sifat Rasulullah, hingga tadarus Al-quran.

"Materi yang disampaikan beda-beda setiap harinya dan sudah dijadwalkan sebelumnya," tutur Juhdi.

Sementara itu, Kepala SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin, Eka Yuliwati menyambut baik kegiatan pesantren kilat Ramadhan ini karena sangat terbantu dengan kehadiran santri langsung untuk memberikan ilmu kepada siswanya selama pembelajaran di bulan ramadhan.

"Alhamdulillah sangat terbantu sekali dengan para santri langsung mengajarkan ilmu keagamaan pada siswa kami untuk pesantren kilat ini," kata Eka.

Eka mengungkapkan bahwa SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin ini sendiri sudah rutin setiap tahunnya mendapat perbantuan dari para santri untuk kegiatan pesantren kilat Ramadhan ini.

"Selama menjabat saya, sudah tahun 3 pesantren kilat ini dibantu para santri. Jadi senang rasanya sekolah kami terus masuk daftar program ini," tutupnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama