Trending

Super Flu Tidak Berbahaya, Dinkes Banjarmasin Imbau Masyarakat Tetap Tenang


Banjarmasin - Maraknya kasus influenza dengan istilah baru super flu di Indonesia saat ini, membuat masyarakat khawatir penyebarannya yang cepat berpotensi berbahaya seperti virus Covid-19.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mengimbau masyarakat tetap tenang dan jangan panik. Sebab penyakit super flu ini tidak bahaya melebihi influenza biasanya.

"Sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa virus super flu ini lebih berbahaya dari influenza musiman biasanya," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Banjarmasin, Emma Ariesnawati, Sabtu (10/1/2026).

Masyarakat juga diminta untuk tidak termakan hoax yang beredar mengenai penyakit ini dan hanya mengikuti informasi resmi.

Super flu sendiri lanjut Emma, bukan istilah medis. Dalam dunia kedokteran, virus yang dimaksud adalah Influenza A strain H3N2 subclade K.

Penanganan super flu sendiri sama halnya dengan flu biasa pada umumnya. Namun memang dapat memicu gejala berat jika dibandingkan flu biasa.

"Tapi sebagian besar kasus menunjukan gejala ringan sampai sedang dan bisa sembuh dengan penanganan standar," ungkap Emma.

Emma menjelaskan bahwa kelompok yang harus mewaspadai penyakit yang mudah penularannya ini terdiri anak-anak, Lanjut Usia (Lansia), ibu hamil hingga penderita yang memiliki penyakit penyerta.

Maka dari itu, masyarakat diingatkan untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cuci tangan secara rutin.

Gunakan masker apabila dalam kondisi flu dan batuk saat keluar rumah, istirahat yang cukup dan jaga daya tubuh.

"Segera ke fasilitas kesehatan bila menunjukan gejala memberat dan dianjurkan lakukan vaksin influenza untuk mengurangi resiko keparahan," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Dinkes Banjarmasin telah menyiagakan seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada. Sejauh ini, kasus super flu di Kota Seribu Sungai masih bisa terkendali.


Hamdiah
Lebih baru Lebih lama