Trending

Menuju Rumah Sakit Tipe D, Pembangunan Rawat Inap di Puskesmas Sungai Andai Direalisasikan Tahun Ini

Kegiatan urun rembuk persoalan banjir di Kota Banjarmasin yang berlangsung di Masjid Al-Furqan, Jalan Bumi Mas, Kamis (15/1/2026).

Banjarmasin - Menuju rumah sakit tipe D, rencana pembangunan ruang rawat inap di Puskesmas Sungai Andai akan direalisasikan tahun 2026 ini.

Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan menyebutkan peningkatan fasilitas ini merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama yang berada di pinggiran.

"Kita ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat karena totalnya hampir 50 ribuan warga di sana," kata Ramadhan, Jumat (16/1/2026).

Berdasarkan standar Peraturan Kementrian Kesehatan (Permenkes) lanjut Ramadhan, satu bed untuk seribu pasien. Hingga jika sudah 50 ribu pasien, maka puskesmas sudah harus naik standar menjadi rumah sakit tipe D.

Tidak hanya Puskesmas Sungai Andai, ke depan ada lima puskesmas lainnya yang menyusul untuk dilengkapi pelayanan rawat inap.

"Tahun 2027-2028 akan kita perbanyak lagi puskesmas rawat inap ini. Misalnya Puskesmas Kelayan Timur, Sungai Bilu, Alalak Selatan dan lainnya yang berada di wilayah pinggiran kota prioritaskan," terangnya.

Kemudian puskesmas yang sudah memiliki pelayanan rawat inap ini akan ditingkatkan lagi menjadi rumah sakit tipe D.

"Jadi dibangun tahun ini, kemudian pelayanan rawat inapnya mulai jalan 2027. Sambil berjalan baru kita isi untuk rumah sakit tipe D. Dimana syarat ini harus ada puskesmas dulu seperti Puskesmas Sungai Andai ini," jelasnya.

Peningkatan fasilitas di sejumlah puskesmas ini menjadi salah satu upaya dalam preventif dan promotif agar penanganan medis bisa dilakukan di puskesmas dulu. Tidak sampai langsung ke rumah sakit, apabila tidak terlalu berat.

Selain rawat inap, rencana di tahun ini ada layanan rehabilitasi medik ringan di fasilitas puskesmas untuk level yang ringan.

"Kita programkan tahun ini dan kita canangkan di Puskesmas Cempaka agar rehabilitasi medik di rumah sakit itu yang berat-berat saja," pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama