Warga yang ingin membeli paket sembako di Bazar dan Pasar Murah di Lapangan RTH Taman Kamboja wajib menunjukkan KTP.
Banjarmasin - Ribuan paket dengan berbagai jenis sembako disiapkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin dalam pergelaran Bazar dan Pasar Murah yang digelar selama tiga hari di Lapangan Taman Kamboja sejak 21 Desember 2025 lalu.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperdagin Kota Banjarmasin, Faisal Akly merincikan ribuan paket yang disediakan terdiri dari beras lokal lima kilogram sekitar 6000 ribu paket dengan harga Rp. 67 ribu per paketnya.
Kemudian paket berisikan minyakita dua liter dan gula pasir dua kilogram 6000 ribu paket dengan harga tebus Rp. 55 ribu per paketnya.
Sama halnya dengan paket berisikan bawang merah setengah kilogram dan bawang putih seperempat kilogram yang disiapkan sekitar 6000 paket dengan harga tebus Rp. 28 ribu per paketnya.
Sedangkan telur ayam disediakan 3000 ribu paket dengan berat satu kilogram dan harga tebus sebesar Rp. 25 ribu per paketnya.
"Ribuan paket kita siapkan untuk memenuhi kebutuhan warga kota jelang Nataru ini," ungkap Akly, Selasa (23/12/2025).
Tentunya harga jual sembako di pasar murah ini jauh lebih terjangkau jika dibandingkan harga pasar. Contohnya saja harga telur ayam yang per kilogramnya di pasar bisa mencapai Rp. 30 ribu.
Hal itu lanjut Akly, membuat animo masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok di pasar murah ini sangat tinggi. Bahkan hampir semua jenis paket dibeli setiap orangnya.
Namun penjualan paket sembako subsidi ini dibatasi yang mana setiap orangnya hanya boleh membeli satu paket setiap jenisnya.
"Untuk memastikan tidak terdouble belinya. Maka syarat membeli harus menunjukkan KTP dan petugas kami akan mencatat nomor induknya dan dicek," terang Akly.
Dalam bazar dan pasar murah ini, Disperdagin Kota Banjarmasin turut melibatkan 24 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan pihaknya untuk ikut meramaikan.
Ia berharap dengan banyaknya paket sembako yang disiapkan bisa mencukupi kebutuhan warga kota yang ingin membeli.
"Mudah-mudahan sampai hari terakhir ini, mencukupi warga kota yang ingin membeli," ujarnya.
Tentunya kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan kebutuhan bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2026.
Mengingat pada momentum hari besar, biasanya kebutuhan pokok akan mengalami peningkatan dan berdampak pada harga yang ikut naik.
Untuk itu, pergelaran bazar dan pasar murah ini menjadi solusi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Adapun dalam penyelenggaraan bazar dan pasar ini, Disperindagin Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Baiman.
Hamdiah