Trending

Pemko Banjarmasin Terus Berusaha TPAS Basirih Bisa Difungsikan Pengelolaan Sampah

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin meninjau TPAS Basirih saat mulai dilakukan rehabilitasi bulan April 2025 lalu.

Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus berusaha agar TPAS Basirih bisa berfungsi kembali. Namun kali ini hanya sebagai tempat pengelolaan sampah saja.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus coba komunikasikan rencana itu kepada Kementrian Lingkungan Hidup (KLH). Di samping proses rehabilitasi di TPAS Basirih masih terus berlanjut.

"Terus kami coba komunikasikan pada Kementrian Lingkungan Hidup yang mana mereka masih menunggu kita melengkapi poin rehabilitasi yang dilakuan sesuai arahan mereka," ungkap Yamin, Rabu (17/12/2025).

Menurut Yamin masih ada satu poin lagi yang saat ini tengah mereka lengkapi dalam proses rehabilitasi ini yakni Detail Engineering Design (DED) terkait pengolalan TPAS Basirih.

Diketahui sebelumnya, KLH melakukan evaluasi menyeluruh terhadap TPAS yang ada di seluruh Indonesia. Bahkan sampai penutupan jika dinilai pengelolaan sampah di TPAS menimbulkan pencemaran lingkungan.

Hal itu terjadi pada TPAS Basirih yang sempat ditutup setelah akhirnya mendapat izin untuk dilakukan rehabilitasi dan tidak lagi jadi tempat pembuangan akhir.

"Ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk mengubah kebiasaan terhadap pengelolaan sampah di Indonesia dan upaya pengurangan penggunaan sampah jenis plastik khususnya," jelasnya.

Dalam hal ini lanjutnya, Kota Banjarmasin mendapat bantuan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum berupa pembangunan TPS3R di sejumlah titik.

Namun tak dipungkiri orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu, pembangunan TPS3R di lingkungan permukiman warga tidak mudah. Pasti ada penolakan dari masyarakat itu sendiri.

Seiring dengan itu, ia mendorong agar masyarakat bisa ikut berpatisipasi dan bekerja sama dengan pemerintah dalam penanganan sampah ini.

"Pemerintah melalui DLH terus berkomitmen pembangunan TPS3R ini tidak akan berdampak buruk pada warga melainkan dampak baik karena sampah dapat terpilah sebelum benar-benar dibuang. Dipastikan sampah yang dikelola TPS3R itu tidak bau karena sudah terpilah dari masyarakat di rumah mereka sendiri sebelum diserahkan," pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama