Banjarmasin - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin bakal menindaktegas parkir liar di bahu jalan yang menyebabkan arus lalu lintas jalan terganggu.
Namun sebelum melakukan itu, Dishub Kota Banjarmasin masih fokus giatkan sosialisasi larangan parkir di badan jalan tersebut terutama kepada pelaku usaha.
Sebab menurut Kepala Dishub Kota Banjarmasin, Slamet Begjo kebanyakan adanya parkir liar di bahu jalan dikarenakan pemilik pelaku usaha yang tidak memiliki lahan cukup untuk parkir.
"Contohnya cafe-cafe yang berada di pinggir jalan hingga biasanya parkirnya memakan bahu jalan. Terutama pada malam hari," ungkap Slamet, Sabtu (6/12/2025).
Tidak hanya itu, larangan penggunaan bahu jalan atau trotoar sebagai tempat berusaha juga turut disampaikan dalam sosialisasi ini.
"Jadi mohon atur parkirnya dan usahanya. Jangan menggunakan media jalan karena itu fasilitas umum," tekannya.
Dalam penanganan ini, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memberikan solusi dengan menyediakan lahan untuk dijadikan tempat berusaha bagi pelaku usaha yang biasanya berjualan di media jalan.
"Harapannya dengan keputusan Wali Kota, ada lokasi tertentu yang ditetapkan berusaha bagi pedagang kaki lima dan lainnya hingga parkir bisa tertata," jelasnya.
Adapun sejumlah titik yang menjadi perhatian pihaknya terkait parkir liar ataupun tempat usaha di bahu jalan ini berada di kawasan tertib lalu lintas seperti Jalan Samudera, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Ujung Murung, Jalan Hasanuddin HM.
"Kita ingin mengamankan kawasan tertib lalu lintas bersih dari parkir liar di bahu jalan ini," ujarnya.
Tentunya melalui sosialisasi yang sudah dilakukan ini, ia ingin di awal tahun 2026 mendatang sudah tidak ada lagi yang menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir ataupun berusaha.
Kalaupun masih ada, ia memastikan bahwa akan ada sanksi tegas yang dijatuhkan kepada mereka yang masih ngeyel.
"Entah nanti ban motornya kita kempeskan, kita derek atau tindakan tegas lainnya agar parkir liar dan berusaha di bahu jalan ini tidak ada lagi mulai Januari mendatang dengan sudah disosialisasikan ini," pungkasnya.
(Hamdiah)