Trending

Digelar di Banjarmasin, Festival Musik Tradisi Indonesia Bakal Dibuka Langsung Menteri Kebudayaan

Persiapan acara Festival Musik Tradisi Indonesia di panggung Siring Balai Kota Banjarmasin.

Banjarmasin - Kota Banjarmasin terpilih sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) tahun 2025 yang berlangsung pada tanggal 29-31 Agustus 2025.

Rencananya event besar ini akan dihadiri dan dibuka langsung Menteri Kebudayaan RI, Fadlin Zon yang mana acaranya dilaksanakan di Siring Balai Kota Banjarmasin.

Adapun pantauan dari jurnalis babuncu4news.com ke lokasi langsung, Rabu (27/8/2025) siang. Nampak sudah ada pekerja yang sedang sibuk mempersiapkan panggung utama.

Jika diperhatikan lebih jelas, di panggung utama Siring Balai Kota Banjarmasin itu telah dibangun sebuah kerangka perahu yang hampir rampung.

Panitia FMTI Bagian Artistik, Lawe Samaga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sudah mulai mempersiapkan panggung utama untuk keperluan pementasan acara dengan membangun beberapa ornamen kebudayaan. Salah satunya replika perahu tadi.

"Jadi beberapa elemen kebudayaan sungai yang ada di Kalimantan kita angkat dalam festival ini melalui ruang artistik panggung contohnya," ungkap Lawe saat berbincang-bincang.

Sesuai dengan namanya lanjut Lawe, festival ini akan mengangkat musik-musik tradisional dari daerah yang nantinya dibawakan langsung para musisi yang mewakilkan daerahnya masing-masing.

Kalimantan Selatan (Kalsel) sendiri nantinya akan mengangkat pada kebudayaan yang sudah menjadi ciri khasnya. Misalnya musik panting.

Adapun dalam festival ini juga, akan dihadiri komunitas, pegiat musik, hingga sanggar musik tradisi dari berbagai daerah khususnya di Kalimantan untuk meramaikan.

Di samping itu, tentunya pergelaran ini sekaligus menjadi upaya pelestarian musik tradisi terhadap generasi muda. Mengingat di era sekarang ini, musik tradisi sudah mulai terlupakan.

"Dari acara yang digagas Direktur FTMI, Novyandi Saputra ini harapannya dapat memberikan pengetahuan mengenai musik tradisi secara lebih luas lagi," akhirnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama