Trending

Kelanjutan Pembangunan Jembatan Cusa Masih Menggantung, Pemko Tunggu Penyelesaian Justifikasi Teknis dan Review Desain

Banjarmasin - Kelanjutan pembangunan Jembatan Cemara Ujung - Sungai Andai (CUSA) di Kota Banjarmasin masih menggantung. Sebab proyek yang diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas itu kini masih menunggu penyelesaian dokumen penting berupa justifikasi teknis dan review desain.

Dokumen tersebut menjadi syarat krusial sebelum Pemerintah Kota Banjarmasin dapat melangkah lebih jauh, khususnya dalam mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan. 

Tanpa landasan tersebut, proses pembahasan lanjutan pembangunan dinilai belum memiliki pijakan teknis maupun hukum yang memadai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti hasil audit ketaatan yang dilakukan Inspektorat, menyusul surat dari Kejaksaan Negeri Banjarmasin. 

Salah satu rekomendasi utama dalam audit tersebut adalah penyusunan justifikasi teknis atas perubahan desain, khususnya pada bagian jembatan pendekat di sisi Sungai Andai.

"Berdasarkan audit ketaatan oleh Inspektorat atas surat dari Kejari Banjarmasin, kami diminta membuat justifikasi teknis yang menjadi dasar perubahan desain,” ucap Suri, Senin (30/3/2026).

Suri mengungkapkan penyesuaian desain memang tidak terhindarkan. Kondisi lapangan menuntut adanya perubahan konstruksi, terutama pada bagian pendekat jembatan di kawasan sungai, agar lebih sesuai dengan hasil kajian terbaru.

Sebelumnya, kajian geoteknik telah dilakukan oleh akademisi Universitas Lambung Mangkurat, Prof Rusdiansyah. Namun demikian, sesuai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat, proses review desain tetap harus melibatkan perencana awal proyek.

Tak hanya aspek teknis konstruksi, review tersebut juga mencakup kajian hidrologi dan hidrolika sungai. Fokus perubahan diarahkan pada penguatan struktur, termasuk perlindungan terhadap potensi gerusan di area sungai serta peningkatan kualitas jalan pendekat.

“Langkah ini penting agar konstruksi jembatan benar-benar aman dan mampu menyesuaikan dengan kondisi eksisting di lapangan,” ujar Suri.

Penyusunan dokumen justifikasi teknis dan review desain ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Pemko Banjarmasin menjadwalkan pembahasan lanjutan sekitar 25 Maret mendatang untuk memfinalisasi dokumen tersebut.

Apabila seluruh tahapan tersebut telah diselesaikan dan mendapat persetujuan, barulah pemerintah kota akan mengajukan tambahan anggaran guna melanjutkan pembangunan proyek strategis tersebut melalui APBD Perubahan.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama