Trending

Program Vaksin DBD Siswa Sekolah di Banjarmasin Dibebankan ke APBD

Banjarmasin - Pelaksanaan program vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD) terhadap Siswa sekolah di Kota Banjarmasin akan dibebankan di daerah melalui Anggaran Pendapatan Asli Daerah (APBD).

Namun untuk uji coba vaksin DBD yang sudah berjalan saat ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Ini akan jadi fokus pemerintah daerah karena ke depan pengadaannya tidak melewati APBN lagi. Tapi diserahkan ke APBD," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Kesehatan Kota Banjarmasin, Bandiyah Ma'rifah, Kamis (12/2/2026).

Menurut Bandiyah program pemerintah pusat yang kemudian menjadi program pemerintah daerah ini, tentunya bukan kali pertama. Sebelumnya, vaksin HPV juga pengadaannya dilanjutkan melalui APBD.

Adapun vaksin DBD bantuan dari pemerintah pusat ada sebanyak 7.500 dosis yang disiapkan dan dipergunakan dalam uji coba yang sedang berlangsung saat ini.

Ia mengungkapkan bahwa sedikitnya sudah ada tiga sekolah yang sudah selesai melaksanakan program ini yakni SDN Kuripan 1, SDN Kebun Bunga 1 dan SDN Kebun Bunga 4.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemberian vaksin terhadap siswa sekolah tentunya melalui skrining terlebih dahulu. Hingga apabila hasilnya ada indikasi tidak diperbolehkannya vaksin, maka tidak akan diberikan.

"Jadi kita periksa dulu hasilnya apakah bisa lanjut vaksin atau tidak. Kalau yang sudah kena itu pasti sudah terbentuk imunnya dan anti body," ujarnya.

Sementara vaksin DBD yang pengadaan lewat APBD masih belum dirincikan kebutuhannya berapa oleh pihaknya. Namun nantinya akan disesuaikan dengan arahan kebijakan pemerintah pusat.

"Masih menunggu dan akan kita sesuaikan dengan pusat nanti," tutupnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama