Trending

Pemko Banjarmasin Perkuat Perlindungan Pejalan Kaki, Pembangunan Trotoar Jadi Fokus Utama

Trotoar di Jalan Simpang Telawang.

Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi hak-hak pejalan kaki, bertepatan dengan peringatan Hari Pejalan Kaki Nasional yang diperingati setiap Januari. 

Melalui berbagai langkah konkret, Pemko berupaya menciptakan ruang jalan yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi warga yang beraktivitas dengan berjalan kaki.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Febpry Ghara Utama, mengatakan pejalan kaki merupakan pengguna jalan dengan tingkat kerentanan paling tinggi. Namun dalam praktiknya, keberadaan mereka sering kali terabaikan di tengah dominasi kendaraan bermotor.

“Pejalan kaki tidak memiliki perlindungan seperti pengendara kendaraan. Karena itu, keselamatan mereka seharusnya menjadi prioritas utama dalam penataan lalu lintas,” kata Febpry, Jumat (30/1/2026).

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemko Banjarmasin terus melakukan pembangunan dan perbaikan trotoar di sejumlah ruas jalan utama. Menurut Febpry, trotoar bukan sekadar pelengkap infrastruktur, melainkan fasilitas vital yang menjadi hak pejalan kaki.

“Trotoar adalah ruang khusus bagi pejalan kaki. Fungsinya harus benar-benar dijaga agar masyarakat bisa berjalan dengan aman dan nyaman,” tutur Febpry.

Meski demikian, ia tidak menampik masih banyak tantangan di lapangan. Penyalahgunaan trotoar untuk parkir kendaraan maupun aktivitas pedagang kaki lima (PKL) masih kerap ditemui, sehingga mengganggu akses pejalan kaki.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dishub Banjarmasin bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait secara rutin melakukan penertiban. Tidak hanya penindakan, upaya tersebut juga disertai dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya menertibkan, tetapi juga mengedukasi. Menggunakan trotoar untuk parkir atau berjualan berarti mengambil hak pejalan kaki,” tegasnya.


Ia menambahkan, penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud keberpihakan Pemko terhadap keselamatan dan kenyamanan warga. 

Ia berharap peringatan Hari Pejalan Kaki Nasional dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga fungsi trotoar sebagai ruang publik.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Jika trotoar digunakan sesuai fungsinya, Banjarmasin akan menjadi kota yang lebih tertib dan ramah bagi semua,” pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama