Trending

Capaian Realisasi APBD 2025 Banjarmasin Lampaui Target 2,5 Triliun

Kepala BPKPAD Banjarmasin, Edy Wibowo

Banjarmasin - Realisasi pendapatan daerah Kota Banjarmasin pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menunjukkan tren positif.

Pasalnya, capaian pendapatan sudah mencapai Rp. 2,69 triliun atau 104 persen dari target yang ditetapkan Rp. 2,5 triliun.

"Jadi kita ada pelampauan pendapatan di tahun 2025 dari target yang kita tetapkan," ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Asli Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, Rabu (31/12/2025).

Edy merincikan realisasi pendapatan itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target Rp. 718 miliar dan sudah tercapai Rp. 668 miliar atau 92,98 persen.

Kemudian pajak daerah dari target Rp. 491 miliar dan telah tercapai Rp. 491,6 miliar atau 100,13 persen. Sementara retribusi daerah dari target Rp. 42,7 miliar dan telah tercapai 31,9 atau 74,70 persen.

Adapun hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan target Rp. 36,2 miliar telah tercapai Rp. 36, 2 miliar artinya 100 persen.

Selanjutnya layanan PAD yang sah dari target Rp. 148, 7 miliar. Capaiannya hanya Rp. 108, 4 miliar atau 72, 91 persen.

Pendapatan transfer pemerintah pusat, sudah tercapai 108 persen yakni dari target Rp. 1,4 triliun yang telah terelasisasi mencapai Rp. 1,5 triliun atau 102,50 persen.

Sedangkan pendapatan transfer daerah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) Rp. 340,5 miliar dan yang telah tercapai Rp. 456,9 miliar atau 134, 18 persen.

"Sehingga ini dapat menopang semua pendapatan makanya pendapatan itu bisa mencapai 104,01 persen," katanya.

Adapun dari sisi belanja targetnya di angka Rp. 2,6 triliun dan saat ini sudah terealisasi sebesar Rp. 2,95 triliun atau 78,59 persen.

Ia optimis dengan sisa waktu yang ada. Capaian dari sisi belanja bisa tercapai paling tidak 80 persen lebih.

"Berdasarkan data per 24 Desember lalu. Mudahan-mudahan hari terakhir 2025 ini kita bisa menyesuaikan lagi. Tapi ini sudah bisa menjadi gambaran dari sisi pendapatan dan belanja kita," pungkasnya.


(Hamdiah)
Lebih baru Lebih lama